e-KTP Penghuni LP dan Pasien RS di Kendal Molor

Kompas.com - 14/04/2012, 14:40 WIB
|
EditorAsep Candra

KENDAL, KOMPAS.com -Alat perekaman data untuk pembuatan e-KTP keliling atau di tempat-tempat khusus seperti penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan pasien rumah sakit di Kabupaten Kendal Jawa Tengah sampai saat ini belum datang. Alhasil, program pembuatan e-KTP untuk penghuni LP dan pasien rumah sakit, yang seharusnya April ini sudah jalan, terancam molor.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispenduk Capil) Kabupaten Kendal  Astuti Watiningrum SSos menjelaskan untuk alat perekam data dari APBN 2011 yang diperuntukan di 20 kecamatan se-kabupaten Kendal sudah turun semua dan sudah mulai melakukan perekaman data mulai April hingga Oktober mendatang. Namun alat perekam data yang bisa digunakan untuk mobile di Dispenduk Capil belum datang. Pihaknya sudah ke Jakarta dan direncanakan baru dating bulan Mei.

"Karena alat perekam data untuk dispenduk capil belum datang, kita belum bisa melakukan perekaman data di Lapas maupun rumah sakit," kata Astuti, Sabtu (14/4/2012).

Astuti menjelaskan, di Kabupaten Kendal ada dua lapas, yaitu Lapas Klas IIA Kendal dan Lapas anak di Plantungan. Sedangkan untuk rumah sakit, di Kabupaten Kendal ini ada empat, RS Darul Istiqomah di Kaliwungu, RUSD dr. Soewondo di Kendal, RB di Gemuh dan RSI Muhammadiyah di Weleri.

"Warga yang berada di lapas dan seluruh rumah sakit di Kabupaten Kendal jumlahnya diperkirakan mencapai ribuan.Kami harap alat perekam data yang bisa digunakan untuk mobile dari pemerintah pusat segera turun agar perekaman data bisa segera dilakukan," tambahnya.

Sementara itu Bupati Kendal Widya Kandi Susanti menjelaskan, perekaman data e KTP di Kabupaten Kendal selama 2 hari sudah mencapai 21.367 orang. Ia memprediksi perekaman data e KTP di Kabupaten Kendal terhadap seluruh warga wajib KTP yang berjumlah 776.504 orang akan selesai sebelum batas waktu yang ditentukan, pada Oktober 2012 mendatang.

"Saya minta koordinasi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kendal dengan semua kecamatan agar lebih ditingkatkan," ujar Bupati.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.