Irwandi Yusuf: Partai Aceh Curang!

Kompas.com - 10/04/2012, 07:04 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

BANDA ACEH, KOMPAS.com — Calon gubernur Aceh dari jalur independen, Irwandi Yusuf, menyatakan siap menerima kekalahan, sepanjang pilkada tersebut berlangsung secara rahasia dan adil (fair). "Tapi, kalau kalah karena dicurangi, kami akan menempuh jalur hukum," kata Irwandi menanggapi hasil quick count yang menempatkan pasangan Zaini Abdullah/Muzakir Manaf sebagai pemenang dengan perolehan suara di atas 50 persen.

"Quick count mengambil sampel di 300 tempat pemungutan suara (TPS), dari total 11.000-an TPS. Hasil quick count bersifat sementara saja. Hasil yang sebenarnya baru kita peroleh empat hari ke depan, setelah KIP Aceh mengalkulasi suara," tutur Irwandi, Senin (9/4/2012) malam.

Menurut Irwandi, pelaksanaan Pilkada Aceh kali ini dipenuhi dengan intimidasi. Tim Seuramoe Irwandi/Muhyan, paparnya, sedang mengumpulkan bukti-bukti pelanggaran pilkada yang dilakukan oleh pasangan nomor 5. "Jika ditemukan bukti-bukti valid, tim kami akan menggugat hasil Pilkada Aceh tahun ini ke Mahkamah Konstitusi (MK)," kata Irwandi.

Irwandi mengungkapkan dugaan pelanggaran yang terjadi di beberapa kabupaten, seperti di Kabupaten Pidie, Pidie Jaya, Aceh Utara, dan Aceh Timur.

Masyarakat yang tinggal di pedalaman menurutnya sangat ketakutan karena, sejak memasuki masa kampanye, satgas-satgas Partai Aceh (PA) mendatangi warga dan memaksa mereka memilih pasangan nomor 5. Dengan ancaman, jika nomor 5 kalah, Aceh akan dilanda perang lagi.

Intimidasi, kata Irwandi, mencapai puncaknya pada malam sebelum hari "H" pencoblosan. Saat itu, tutur Irwandi, warga didatangi lagi dengan ancaman kekerasan terhadap keluarganya jika tidak memilih pasangan nomor 5. "Ancaman yang lebih dahsyat dialami para saksi pasangan nomor 2. Para saksi diintimidasi agar tidak datang ke TPS, surat mandat saksi banyak sekali yang dirampas, bahkan ada saksi kami yang diculik yang sampai dengan saat ini belum dilepas," ungkapnya.

Irwandi menyatakan, saat pencoblosan di daerah pedalaman, agitator-agitator PA bahkan melongok ke dalam bilik suara saat warga mencoblos untuk memastikan apakah warga mencoblos nomor 5. PA, beber Irwandi, membuat rakyat takut dan dengan terpaksa memilih mereka. Sebagai bukti, PA berhasil menjalankan misi mereka di kabupaten-kabupaten tempat KPA dominan dan terasa kehadirannya, di situlah pasangan yang diusung PA menang telak.

"Tapi, di kabupaten-kabupaten dan di kota-kota di mana kehadiran KPA tidak dominan, seperti di semua kota dan semua kabupaten di tengah-tenggara, dan semua kabupaten di barat dan selatan Aceh, pasangan nomor 5 kalah telak," papar Irwandi.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Atas Permintaan Wali Murid, SMP di Brebes Sekolah Tatap Muka, Siswa Diminta Tak Pakai Seragam

    Atas Permintaan Wali Murid, SMP di Brebes Sekolah Tatap Muka, Siswa Diminta Tak Pakai Seragam

    Regional
    1 WN Amerika Tenggelam, 20 Penyelam Profesional Dikerahkan dan 2 Perwira TNI Ikut Pantau

    1 WN Amerika Tenggelam, 20 Penyelam Profesional Dikerahkan dan 2 Perwira TNI Ikut Pantau

    Regional
    Bocah 8 Tahun Dicabuli, Dibunuh dan Dibuang ke Semak-semak, Ini Motif Tersangka

    Bocah 8 Tahun Dicabuli, Dibunuh dan Dibuang ke Semak-semak, Ini Motif Tersangka

    Regional
    Ibu Melahirkan di RS Tanpa Bantuan Tenaga Medis, Bupati Jombang Menyesalkan

    Ibu Melahirkan di RS Tanpa Bantuan Tenaga Medis, Bupati Jombang Menyesalkan

    Regional
    Ayah Perkosa Anak Tiri hingga Hamil, Ibu Korban Tutupi Perbuatan Pelaku, Terbongkar Setelah Melahirkan

    Ayah Perkosa Anak Tiri hingga Hamil, Ibu Korban Tutupi Perbuatan Pelaku, Terbongkar Setelah Melahirkan

    Regional
    Pembangunan Jembatan Bailey di Masamba Diharapkan Selesai Sebelum HUT RI

    Pembangunan Jembatan Bailey di Masamba Diharapkan Selesai Sebelum HUT RI

    Regional
    1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Ditemukan, 3 Orang Masih Dicari

    1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Ditemukan, 3 Orang Masih Dicari

    Regional
    Pemuda Ini Cabuli dan Bunuh Bocah 8 Tahun, Mengaku Sering Dimarahi Orangtua Korban

    Pemuda Ini Cabuli dan Bunuh Bocah 8 Tahun, Mengaku Sering Dimarahi Orangtua Korban

    Regional
    19 Hari Menghilang, Seorang Kakek Ditemukan Tinggal Tulang Belulang

    19 Hari Menghilang, Seorang Kakek Ditemukan Tinggal Tulang Belulang

    Regional
    Nasib Nenek Uho, Ditemukan Tergolek Tak Berdaya di Gubuk Bersama Ayam

    Nasib Nenek Uho, Ditemukan Tergolek Tak Berdaya di Gubuk Bersama Ayam

    Regional
    Polisi Ringkus Komplotan Begal, 4 Pelaku Masih di Bawah Umur

    Polisi Ringkus Komplotan Begal, 4 Pelaku Masih di Bawah Umur

    Regional
    Pemkot Semarang Upayakan Semua Siswa dan Guru Dapatkan Kuota Internet Gratis

    Pemkot Semarang Upayakan Semua Siswa dan Guru Dapatkan Kuota Internet Gratis

    Regional
    Pria Ini Perkosa Anak Tirinya Sampai Hamil, Bayinya Meninggal Setelah Dilahirkan

    Pria Ini Perkosa Anak Tirinya Sampai Hamil, Bayinya Meninggal Setelah Dilahirkan

    Regional
    Pelaku yang Begal Ibu Hamil di Palembang Ternyata Sudah 5 Kali Beraksi

    Pelaku yang Begal Ibu Hamil di Palembang Ternyata Sudah 5 Kali Beraksi

    Regional
    Begal Ibu Hamil, Pelaku: Saya Tidak Ada Uang untuk Makan

    Begal Ibu Hamil, Pelaku: Saya Tidak Ada Uang untuk Makan

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X