Satono Mangkir dari Panggilan Eksekutor

Kompas.com - 02/04/2012, 12:16 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com — Terpidana kasus dugaan korupsi, Bupati Lampung Timur non-aktif Satono, mangkir dari panggilan eksekusi Kejaksaan Negeri Bandar Lampung, Senin (2/4/2012).

Pihak Kejari Bandar Lampung sebelumnya telah menyurati Satono agar memenuhi panggilan terkait eksekusi pelaksanaan putusan kasasi Mahkamah Agung yang memvonis Satono dengan hukuman 15 tahun penjara.

Hingga siang hari, Satono belum juga muncul di Kantor Kejari Bandar Lampung. Padahal, puluhan wartawan, baik media cetak maupun elektroik, telah menunggunya sejak pagii. Yang hadir di Kejari Bandar Lampung justru Sopian Sitepu, kuasa hukum Satono.

"Saya ke sini hanya ingin berkoordinasi dengan pihak eksekutor. Kami kan juga harus menghargai mereka," ujarnya.

Namun, ungkapnya, pelaksanaan eksekusi dari putusan lembaga peradilan yang telah berkekuatan hukum tetap harus disertai salinan putusan.

"Ini sesuai Pasal 270 KUHAP," ucapnya. Saat ditanya mengenai keberadaan Satono, Sitepu mengaku tidak mengetahuinya. "Saya belum koordinasi dengan beliau karena tidak ada di tempat," tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.