"Fogging" Rumah Balita yang Tergigit Tomcat di Situbondo

Kompas.com - 22/03/2012, 00:53 WIB
Penulis Ahmad Faisol
|
EditorAloysius Gonsaga Angi Ebo

SITUBONDO, KOMPAS.com Mengantisipasi meluasnya serangan serangga Tomcat, pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Situbondo, Jawa Timur, langsung melakukan pengasapan atau fogging di rumah balita bernama M Nashihul Ibad (18 bulan), yang dikabarkan digigit Tomcat. Selain itu, petugas yang dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) dr Khusnul Ibtidak juga melakukan fogging di lingkungan sekitar rumah M Nashihul Ibad, Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Kota.

Ternyata, tak cuma Ibad yang tergigit Tomcat. Menurut Khusnul, setelah pihaknya langsung turun ke lokasi, baru diketahui bahwa kedua orangtua Ibad juga digigit Tomcat.

"Kedua orangtua Ibad juga digigit Tomcat. Kondisi kulitnya memerah dan melepuh yang disertai dengan gatal-gatal," terangnya, Rabu (21/3/2012).

Petugas Dinkes juga berhasil menangkap serta mengamankan satu ekor serangga Tomcat di rumah pasangan suami istri (pasutri) Amiruddin Hosnan (31) dan Maya (29), yang tak lain adalah orangtua Ibad.

"Karena serangga Tomcat ini merupakan penyakit baru, kami langsung melakukan fogging dengan menggunakan Melabion ke lokasi. Warga mengaku resah dan takut dengan penyakit yang diakibatkan oleh toksin Tomcat tersebut," katanya.

Menurut Khusnul, Tomcat merupakan serangga pemangsa atau predator hama wereng. Pada malam hari, Tomcat biasanya berkumpul di lampu rumah warga. Sedangkan yang mengakibatkan luka memerah seperti penyakit herpes pada kulit, itu akibat air liur Tomcat.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

    Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

    Regional
    Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

    Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

    Regional
    Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

    Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

    Regional
    UNU Yogya Buka Crisis Center Korban Pelecehan Seksual 'Dosen' Swinger

    UNU Yogya Buka Crisis Center Korban Pelecehan Seksual "Dosen" Swinger

    Regional
    Sudah 2 Bulan Warga Sekitar Danau Limboto Gorontalo Terendam Banjir

    Sudah 2 Bulan Warga Sekitar Danau Limboto Gorontalo Terendam Banjir

    Regional
    Unand Cegah Penyebaran Covid-19, Dosen di Atas 60 Tahun Harus  WFH

    Unand Cegah Penyebaran Covid-19, Dosen di Atas 60 Tahun Harus WFH

    Regional
    Unggahan 'Kacung WHO' Jerinx SID Berujung Laporan ke Polda Bali...

    Unggahan "Kacung WHO" Jerinx SID Berujung Laporan ke Polda Bali...

    Regional
    Seorang Perempuan di Bireuen Ditemukan Terkapar dengan Luka di Leher

    Seorang Perempuan di Bireuen Ditemukan Terkapar dengan Luka di Leher

    Regional
    Buruh Harian Cabuli Anak Tetangga di Kamar Mandi, Pakai Iming-iming Uang Rp 35.000

    Buruh Harian Cabuli Anak Tetangga di Kamar Mandi, Pakai Iming-iming Uang Rp 35.000

    Regional
    Sekda Akui Sempat Ikut Sidang Paripurna Bersama Anggota DPRD Maluku yang Positif Corona

    Sekda Akui Sempat Ikut Sidang Paripurna Bersama Anggota DPRD Maluku yang Positif Corona

    Regional
    Sobek Amplop Penambang Pasir, Nelayan Makassar Mengaku Tak Niat Robek Uang

    Sobek Amplop Penambang Pasir, Nelayan Makassar Mengaku Tak Niat Robek Uang

    Regional
    Jalan Kelok 44 Sumbar Ambles, Baru Dibuka Lagi 10 Agustus

    Jalan Kelok 44 Sumbar Ambles, Baru Dibuka Lagi 10 Agustus

    Regional
    Marah Tak Diberi Uang oleh Ibu, Seorang Anak Divonis Hukuman Penjara

    Marah Tak Diberi Uang oleh Ibu, Seorang Anak Divonis Hukuman Penjara

    Regional
    Bupati Langkat Izinkan Kawasan Wisata Bukit Lawang Dibuka, tapi...

    Bupati Langkat Izinkan Kawasan Wisata Bukit Lawang Dibuka, tapi...

    Regional
    Kasus Kerangka Wanita Berjaket Merah di Wonogiri, Sebelum Terbunuh Jual Motor Suami

    Kasus Kerangka Wanita Berjaket Merah di Wonogiri, Sebelum Terbunuh Jual Motor Suami

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X