Satono Masih Dicekal Kejaksaan

Kompas.com - 21/03/2012, 20:01 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com — Meski saat ini sulit dicari, Bupati Lampung Timur nonaktif, Satono, yang divonis 15 tahun penjara oleh Mahkamah Agung, diyakini tidak melarikan diri ke luar negeri. Ia telah dicekal oleh kejaksaan.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Lampung M Serry S, Rabu (21/3/2012), mengatakan, sejak Oktober 2011 lalu, Satono telah dicekal oleh kejaksaan. Pencekalan ini berlaku hingga April 2012 mendatang.

Ia mengatakan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Keimigrasian Kementerian Hukum dan HAM mengenai hal ini. Serry mengatakan, dari perkembangan pemberitaan di media saat ini, ia mengungkapkan, Satono sulit ditemui. Keberadaanya belum diketahui. Bahkan, sempat muncul isu jika ia pergi ke Singapura untuk berobat.

Ajukan PK

Terpisah, kuasa hukum Satono berencana mengajukan peninjauan kembali (PK) terkait putusan Mahkamah Agung yang memvonis Satono 15 tahun penjara. "Iya, kemungkinan kami akan ajukan PK. Tetapi, kami masih menunggu salinan putusan MA. Kami kan harus membacanya jeli untuk menyusun memori PK. Namun, bagaimanapun, kami menghargai putusan MA itu," tutur Sopian Sitepu, kuasa hukum Satono.

Ia juga menepis anggapan bahwa kliennya melarikan diri. "Pak Satono tidak pergi jauh-jauh, apalagi sampai ke luar negeri. Apa pun yang terjadi, ia akan menghadapinya. Saat ini, mungkin beliau sedang menyepi, berdoa mendekatkan diri kepada Tuhan atau semacamnya. Bukan lari," ujarnya.

Hingga hari ini, Satono sulit ditemui. Hingga kemarin, rumah kediamannya di Jalan Antasari, Bandar Lampung, terlihat sepi. Hanya terlihat sejumlah karyawannya yang enggan berkomentar mengenai perkara yang menimpa Satono.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di daerah Antasari dan Lampung, Satono diketahui memiliki sejumlah bidang tanah dan rumah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.