Pemprov Tunggu Mendagri Soal Nasib Jabatan Satono

Kompas.com - 20/03/2012, 12:38 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Lampung belum memutuskan soal nasib jabatan Satono selaku Bupati Lampung Timur. Satono sebelumnya divonis 15 tahun penjara oleh Mahkamah Agung melalui putusan kasasi.

Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi Lampung Tarmizi Nawiwi ditemui di Kampus Universitas Lampung, Selasa (20/3/2012) mengatakan, Pemprov Lampung belum bisa memutuskan tentang status Satono, apakah akan diberhentikan atau tetap dinonaktifkan.

"Lebih baik Mendagri yang menjawab (soal jabatan bupati). Bupati kan dilantik oleh gubernur atas kuasa mendagri dan presiden. Sementara, Satono kan sudah nonaktif saat ini," tutur Tarmizi saat ditanya soal sikap Pemprov Lampung mengenai nasib Satono.

Adapun tugas bupati saat ini dipegang oleh Erwin Arifin, Wakil Bupati Lamtim yang juga akademisi Unila. Erwin kini menjabat Penjabat Sementara Bupati Lamsel. Satono yang terpilih kembali sebagai Bupati Lamtim untuk kedua kalinya, terakhir lewat jalur independen, dinonaktifkan sejak Mei 2011 lalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.