Sejumlah Komoditas Terganggu Cuaca

Kompas.com - 13/03/2012, 03:00 WIB
Editor

Marauke, Kompas - Target penanaman padi pada musim tanam rendeng tahun 2011/2012 di Merauke, Papua, terganggu cuaca. Sejumlah lahan sawah mulai kekurangan air menyusul kian jarangnya hujan.

Berdasarkan pantauan Kompas, sejumlah petani padi di Distrik Jagebob, Merauke, Senin (12/3), mulai menggunakan mesin pompa air guna mengairi sawah tadah hujan. Mbah Poni (59), petani warga Kampung Kartini, Distrik Jagebob, menuturkan, hujan sudah tidak turun selama sekitar dua minggu sehingga sawah pun mulai krisis air. Padahal, padi yang ada masih berumur sekitar dua minggu sampai sebulan.

Kondisi serupa juga terjadi di Distrik Tanah Miring. Itu dilakukan agar padi yang mulai berbulir tak kekurangan air. ”Musim tanam ini memang hujannya kurang dibandingkan musim lalu,” ujar Rahman (42), petani.

Edi Santoso, Kepala Bidang Pengembangan Lahan dan Perlindungan Tanaman Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Merauke mengakui kondisi tersebut. ”Hujan kurang, padahal sekarang seharusnya masih puncak hujan,” kata Edi.

Sementara itu, di Kuningan, Jawa Barat, pada musim hujan ini, hasil panen petani ubi jalar di wilayah itu juga terganggu. Air yang terus menggenangi ladang dan kurangnya sinar matahari mengakibatkan umbi mengecil.

Menurut Juanda (41), petani di Desa Setianegara, Kecamatan Cilimus, ubi jalar yang dipanen maksimal berukuran sekepalan tangan. Banyak dari batang ubi jalar tak menghasilkan umbi satu pun. Padahal, dalam kondisi normal, satu batang bisa membuahkan tiga sampai empat umbi.

”Hasil panen kali ini kira-kira cuma 5 kuintal. Banyak batang yang tak ada umbinya,” kata Juanda yang memiliki 0,7 hektar lahan.

Hasil panen pada musim hujan ini sangat anjlok dibandingkan dengan musim kemarau lalu. Biasanya, saat musim kemarau, dia memanen 3 ton. Satu umbi dari setiap batang bisa berbobot 1 kilogram. Produksi ubi jalar di Kuningan rata 100.000 ton per tahun dengan produktivitas 19,5 ton per hektar. (REK//RWN)



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

Regional
Bunuh dan Buang Bayinya, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Bunuh dan Buang Bayinya, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Regional
16 Petak Toko Pasar Raya Padang Hangus Terbakar

16 Petak Toko Pasar Raya Padang Hangus Terbakar

Regional
Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid, Kepala Desa Ini Dikeroyok

Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid, Kepala Desa Ini Dikeroyok

Regional
Wali Kota Tidore Dibawa ke RSUD Ternate dengan Protokol Covid-19

Wali Kota Tidore Dibawa ke RSUD Ternate dengan Protokol Covid-19

Regional
Kapolda Jabar Minta Maaf atas Arogansi Bripka HI yang Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker

Kapolda Jabar Minta Maaf atas Arogansi Bripka HI yang Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker

Regional
3 Orang Ini Sembunyi Dalam Terpal di Mobil Pikap untuk Kelabui Petugas Cek Poin di Malang

3 Orang Ini Sembunyi Dalam Terpal di Mobil Pikap untuk Kelabui Petugas Cek Poin di Malang

Regional
Kapolda Jabar Mutasi Polisi Ngamuk karena Kesal Ditegur Tak Pakai Masker

Kapolda Jabar Mutasi Polisi Ngamuk karena Kesal Ditegur Tak Pakai Masker

Regional
Gubernur Maluku ke Tenaga Medis: Kalian adalah Pahlawan...

Gubernur Maluku ke Tenaga Medis: Kalian adalah Pahlawan...

Regional
Rusli Habibie Minta Gubernur Maluku Utara Bantu Warga Gorontalo Terkatung-katung di Ternate

Rusli Habibie Minta Gubernur Maluku Utara Bantu Warga Gorontalo Terkatung-katung di Ternate

Regional
Polisi Naik Fortuner Adu Mulut dengan Anggota Satlantas, Kesal Ditegur Tak Pakai Masker

Polisi Naik Fortuner Adu Mulut dengan Anggota Satlantas, Kesal Ditegur Tak Pakai Masker

Regional
Pantai Pasir Padi Babel Ditutup, Pengunjung Diminta Pulang

Pantai Pasir Padi Babel Ditutup, Pengunjung Diminta Pulang

Regional
Naik Fortuner, Oknum Polisi Ini Marah Saat Ditegur Tak Pakai Masker, Kapolda Jabar: Jangan Arogan

Naik Fortuner, Oknum Polisi Ini Marah Saat Ditegur Tak Pakai Masker, Kapolda Jabar: Jangan Arogan

Regional
Bunga Tabur Masih Melimpah di Hari Kedua Lebaran, Pedagang Terpaksa Jual Murah

Bunga Tabur Masih Melimpah di Hari Kedua Lebaran, Pedagang Terpaksa Jual Murah

Regional
Mahasiswi Semester 3 Dituntut Hukuman Mati Gegara Bawa Sabu 20 Kg

Mahasiswi Semester 3 Dituntut Hukuman Mati Gegara Bawa Sabu 20 Kg

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X