Dua Bocah Penderita Busung Lapar Terserang Muntaber

Kompas.com - 08/03/2012, 13:56 WIB
Penulis Junaedi
|
EditorTri Wahono

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com — Sudah dua hari terserang muntaber, dua bocah di Kelurahan Lantora, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, yang kondisinya makin lemah karena menderita busung lapar ini tak juga dibawa keluarganya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Kedua bocah, Sahrul (7) dan Sahril (5), itu pun akhirnya dilarikan petugas kesehatan ke rumah sakit setempat. 

Korban baru dibawa petugas kesehatan ke rumah sakit setempat setelah para tetangga yang prihatin dengan nasib kedua bocah tak beruntung tersebut menghubungi petugas kesehatan. Setelah melalui beberapa tahapan pemeriksaan, termasuk pemeriksaan kotoran, Sahrul dan Sahril akhirnya dibawa pulang oleh bibinya, Nurhayati, yang selama ini merawat mereka. 

Nurhayati, janda yang berprofesi sebagai pedagang sayuran di Pasar Sentral, Polewali Mandar, mengaku tak mampu membawa keponakannya ke rumah sakit meski kondisi kesehatan mereka dua hari terakhir merosot tajam. Sahrul (7), yang sebelumnya bisa duduk, sejak terserang muntaber kini tak bisa duduk dan hanya bisa berbaring.

Petugas kesehatan sebenarnya meminta agar kedua bocah dirawat inap di rumah sakit, tetapi Nurhayati menolak dengan alasan tak ada yang menjaganya. Ia sehari-hari harus berjualan di pasar.

Karena keterbatasan biaya, kedua bocah ini sejak kecil hanya minum susu dari air beras. Makan tanpa lauk-pauk sudah menjadi santapan sehari-hari keluarga Nurhayati dan kedua bocah malang tersebut. Tak heran jika kondisi kesehatannya tumbuh tidak normal hingga menderita busung lapar.

Petugas kesehatan yang mengawal Sahril dan Sahrul ke rumah sakit di Polewali menyatakan, kondisi kesehatan Sahrul dan Sahril dulu pernah pulih. Namun, karena tidak terawat dengan baik dan tidak mendapat asupan gizi yang cukup, akhirnya penyakitnya kembali kambuh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X