Keturunan HB III Adukan Adik Sultan HB X ke Polisi - Kompas.com

Keturunan HB III Adukan Adik Sultan HB X ke Polisi

Kompas.com - 06/03/2012, 02:55 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS - Kerabat Keraton Yogyakarta Adjie Koesoemo, yang merupakan keturunan Sultan Hamengku Buwono III, mengadukan putra almarhum Sultan Hamengku Buwono IX, Gusti Bendara Pangeran Haryo Joyokusumo, ke Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (5/3).

Joyokusumo, yang juga adik Sultan Hamengku Buwono (HB) X, dituduh mencemarkan nama baik Adjie Koesoemo. Joyokusumo dituduh menyebut nama Adjie sebagai satu di antara tiga kerabat keraton yang menerbitkan serat kekancingan (surat keputusan) tanah Sultan Ground dan Paku Alam Ground.

Hak pengelolaan

Dalam sebuah koran lokal edisi 1 Maret 2012 dan 3 Maret 2012, Adjie disebut sebagai salah seorang kerabat keraton yang layak diwaspadai terkait penerbitan serat kekancingan yang mengatur hak-hak pengelolaan tanah Keraton dan Paku Alam. Dua kerabat keraton lain yang turut disebut adalah RM Triyanto Prastowo dan Gusti Bendara Pangeran Haryo (GBPH) Hadisuryo.

Menurut Adjie, namanya disebut-sebut GBPH Joyokusumo sebagai salah seorang kerabat keraton yang mengeluarkan serat kekancingan di luar lembaga resmi Keraton, Kawedanan Hageng Panitikismo, dalam acara sosialisasi tanah Sultan Ground dan Paku Alam Ground di Kulon Progo.

”Saya tidak mengeluarkan serat kekancingan. Itu tidak benar. Bukan kapasitas saya untuk mengeluarkan serat kekancingan,” ucap Adjie.

Adjie mengakui, selama ini ia giat membela hak-hak warga pesisir Kabupaten Kulon Progo, terutama terkait rencana pengembangan proyek pasir besi. Beberapa tahun lalu, Adjie juga giat membela hak-hak warga terkait proyek Waduk Kedungombo.

Menanggapi laporan tersebut, GBPH Joyokusumo menolak berkomentar. ”Saya tidak akan menanggapinya. Biarkan saja (saya) dilaporkan,” kata Joyokusumo.

Menanggapi hal ini, Sultan HB X secara terpisah mengatakan, ada beberapa kerabat keraton yang sengaja membuat kop surat sendiri untuk serat kekancingan tidak resmi.

Sementara itu, tim hukum Keraton Yogyakarta telah melakukan sosialisasi kepada warga di Kabupaten Kulon Progo. (ABK)


Editor

Terkini Lainnya

Irak dan UEA Sepakat Bangun Kembali Masjid Agung di Kota Mosul

Irak dan UEA Sepakat Bangun Kembali Masjid Agung di Kota Mosul

Internasional
Gatot: Apabila Republik Memanggil dan Rakyat Berkehendak, Saya Siap jadi Presiden

Gatot: Apabila Republik Memanggil dan Rakyat Berkehendak, Saya Siap jadi Presiden

Nasional
Kepala Divisi Keuangan First Travel Modali Mantan Pacar Buka Salon Rp 60 Juta

Kepala Divisi Keuangan First Travel Modali Mantan Pacar Buka Salon Rp 60 Juta

Nasional
Tokoh Nomor Dua Houthi Tewas dalam Serangan Udara Koalisi Arab Saudi

Tokoh Nomor Dua Houthi Tewas dalam Serangan Udara Koalisi Arab Saudi

Internasional
Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Nasional
Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Nasional
Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Megapolitan
Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Megapolitan
14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

Regional
Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Regional
Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Internasional
Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek 'Online' Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek "Online" Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Megapolitan
Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Nasional
Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Internasional
Dua Orang yang Ditemukan Lemas di Mobil Diduga Keracunan

Dua Orang yang Ditemukan Lemas di Mobil Diduga Keracunan

Regional

Close Ads X