Baru Dibuka, Enam Laporan Masuk - Kompas.com

Baru Dibuka, Enam Laporan Masuk

Kompas.com - 17/02/2012, 21:02 WIB

BALIKPAPAN, KOMPAS.com — Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, yang baru diresmikan sudah menerima enam laporan pengaduan. Laporan yang masuk, sejak pelantikan pengurus pada 22 Desember 2011, antara lain adalah soal perselingkuhan, permohonan pemberian nafkah dari mantan suami, pencabulan anak perempuan oleh ayah kandung, pencabulan anak perempuan oleh paman, dan hak asuh anak.

P2TP2A Balikpapan dibentuk sebagai tanggapan Pemkot Balikpapan terhadap maraknya kasus dan permasalahan yang terkait dengan kekerasan, eksploitasi, serta perlakuan yang merugikan bagi kaum perempuan dan anak. "Korban kekerasan rumah tangga berhak mendapat layanan kesehatan, penanganan khusus, pendamping, fasilitas rumah yang aman, bantuan hukum, pelayanan rohani, dan pemulihan," kata Ketua P2TP2A Balikpapan Arita Rizal Effendi, Jumat (17/2/2012).

Lembaga ini baru diresmikan pendiriannya pada Selasa (14/2/2012), ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman sejumlah instansi.

Arita menambahkan, sejumlah kegiatan yang akan dikerjakan adalah sosialisasi kepada warga melalui berbagai institusi, lembaga, organisasi wanita, dan organisasi kemasyarakatan. Selain itu juga menyiapkan kantor sekretariat.


EditorNasru Alam Aziz

Terkini Lainnya

Bantah Ada Intimidasi, Polisi Tuding Bos First Travel Berbohong

Bantah Ada Intimidasi, Polisi Tuding Bos First Travel Berbohong

Nasional
Rhoma Irama Sebut Sudirman Said Penuhi Kriteria Pemimpin Muslim

Rhoma Irama Sebut Sudirman Said Penuhi Kriteria Pemimpin Muslim

Regional
Kelompok Pengedar Uang Palsu Diringkus Polisi, Dua di Antaranya Pelajar dan Mahasiswa

Kelompok Pengedar Uang Palsu Diringkus Polisi, Dua di Antaranya Pelajar dan Mahasiswa

Regional
Pengakuan Gatot Nurmantyo soal Kedekatannya dengan Tomy Winata dan Logistik Pencapresan

Pengakuan Gatot Nurmantyo soal Kedekatannya dengan Tomy Winata dan Logistik Pencapresan

Nasional
Saat Perwakilan Ojek Online Se-Indonesia Mengadu ke DPR

Saat Perwakilan Ojek Online Se-Indonesia Mengadu ke DPR

Megapolitan
Elektabilitas Jokowi Meningkat, PSI Fokus Tangkal Isu Hoaks Kebijakan Pemerintah

Elektabilitas Jokowi Meningkat, PSI Fokus Tangkal Isu Hoaks Kebijakan Pemerintah

Nasional
Jaksa Minta Waktu 2 Minggu Susun Tuntutan First Travel

Jaksa Minta Waktu 2 Minggu Susun Tuntutan First Travel

Nasional
Sempat Buron, Pelaku Penembakan di Nashville Ditangkap

Sempat Buron, Pelaku Penembakan di Nashville Ditangkap

Internasional
Kehilangan Rumah karena Terseret Arus Sungai, 3 Keluarga Korban Tidur di Emperan Jalan

Kehilangan Rumah karena Terseret Arus Sungai, 3 Keluarga Korban Tidur di Emperan Jalan

Regional
Pria di Kanada Tabrak Kerumunan Pedestrian Pakai Mobil, 10 Orang Tewas

Pria di Kanada Tabrak Kerumunan Pedestrian Pakai Mobil, 10 Orang Tewas

Internasional
Jaksa: Rp 14,3 Juta Bisa Berangkatkan Jemaah, Logikanya di Mana?

Jaksa: Rp 14,3 Juta Bisa Berangkatkan Jemaah, Logikanya di Mana?

Nasional
Merasa Pegawai Biasa, Kepala Divisi Keuangan First Travel Minta Keringanan Hukuman

Merasa Pegawai Biasa, Kepala Divisi Keuangan First Travel Minta Keringanan Hukuman

Nasional
Cerita Gatot Nurmantyo Duduk Bersebelahan dengan Prabowo di HUT Kopassus

Cerita Gatot Nurmantyo Duduk Bersebelahan dengan Prabowo di HUT Kopassus

Nasional
Usai Pesta Miras, Empat Pemuda Perkosa Seorang Gadis di Kompleks Makam

Usai Pesta Miras, Empat Pemuda Perkosa Seorang Gadis di Kompleks Makam

Regional
Ini Lima Momen Menarik Selama Persidangan Setya Novanto

Ini Lima Momen Menarik Selama Persidangan Setya Novanto

Nasional

Close Ads X