Kantor BPS Tolikara, Papua, Dibakar Massa - Kompas.com

Kantor BPS Tolikara, Papua, Dibakar Massa

Kompas.com - 16/02/2012, 03:18 WIB

Jayapura, Kompas - Kantor Badan Pusat Statistik Kabupaten Tolikara, Papua, Rabu (15/2), dibakar massa sebagai imbas bentrok antarpendukung calon Bupati Tolikara. Kepala BPS Provinsi Papua Djarot Sutanto membenarkan hal itu. Ia menjelaskan, semua arsip dan komputer di kantor turut terbakar.

Kantor mulai terbakar sekitar pukul 11.00. Selain arsip dan dokumen, sebuah sepeda motor dan semua peralatan kantor habis terbakar. Ia menduga, terbakarnya Kantor BPS Kabupaten Tolikara sebagai imbas dari konflik pemilihan bupati Tolikara. ”Kantor kami berada dekat dengan Posko (Partai) Demokrat,” kata Djarot.

Ketika kantor itu diserbu dan dibakar oleh massa dari lawan politik partai tersebut, Kantor BPS turut terbakar. Semua pegawai kantor itu dapat menyelamatkan diri dan berlindung di kantor polisi.

Massa dikabarkan juga menutup akses jalan ke Tolikara. Memanasnya situasi di Tolikara, menurut Djarot, kian memuncak sejak dua minggu terakhir. Saat mengunjungi Karubaga, ibu kota Kabupaten Tolikara, sepuluh hari lalu ia melihat massa berkumpul dalam kelompok-kelompok dengan membawa senjata tajam, seperti parang dan panah.

Mereka merupakan bagian dari pendukung calon bupati yang maju dalam bursa pemilihan bupati Tolikara pada 17 Februari mendatang. Pilkada itu diikuti oleh dua pasang calon, yaitu John Tabo yang berpasangan dengan Edi Suyanto serta pasangan Usman Wanimbo-Amos Djikwa.

Pasangan John Tabo-Edi Suyanto didukung oleh Partai Golkar, sedangkan pasangan Usman Wanimbo-Amos Djikwa didukung Partai Demokrat dan koalisi partai lainnya. Pada akhir Januari lalu, massa kedua pasangan itu bentrok dan menyebabkan seorang warga tewas.

Anggota KPU Provinsi Papua, Ferry Kareth, meminta para calon bupati dan pendukung mereka agar dapat menahan diri. ”Ini, kan, masa tenang, apalagi dua hari lagi pemilihan akan dilakukan,” kata Ferry Kareth.

Ia menyayangkan jika proses pilkada di Tolikara kembali ditunda karena, menurut dia, proses pilkada di kabupaten itu sudah beberapa kali tertunda. Kepala Polres Tolikara AKB Rahmat Siregar ketika dihubungi membenarkan adanya bentrok antara massa pendukung John Tabo dan Usman Wanimbo. (JOS)


Editor

Terkini Lainnya


Close Ads X