Keluarga Bocah Bersisik Mengungsi

Kompas.com - 12/02/2012, 07:43 WIB
Penulis Junaedi
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

MAMUJU, KOMPAS.com - Masih ingat bocah bersisik yang hidup di gubuk tua di Mamuju, Sulawesi barat karena tak mampu berobat? Keluarga miskin ini terpaksa harus mengungsi ke rumah sanak saudaranya untuk  sementara waktu, karena tanah tempat gubuknya berdiri akan digunakan pemiliknya.

Amri, orang tua bocah bersisik yang sudah lima tahun lebih terbaring sakit karena lumpuh, hanya pasrah menerima nasib beruntun menimpa keluarganya. Gubuk berukuran 3x5 meter milik Amri di Kelurahan Binanga, Mamuju terpaksa harus dibongkar.

"Mau apalagi, saya cuma menumpang di atas lahan orang lain. Saya terpaksa mengungsi ke rumah orangtua karena tak punya tempat tinggal," ujar Amri.

Kasmia, istri Amri yang menjadi tulang punggung keluarga pun tak mampu berbuat banyak. Untuk mencari pendapatan guna menghidupi keluarga, ia hanya bekerja sebagai pengumpul batu dan pasir di sungai. Dengan pekerjaannya ini, jangankan mendirikan rumah di atas lahan milik sendiri, untuk mengumpulkan biaya berobat bagi Amanah pun sangat sulit dilakukannya. Amanah menderita kelainan genetika hingga sekujur tubuhnya bersisik.

Sementara sang suami, Amri, melakukan upaya pengobatan dengan bantuan dukun dan pengobatan tradisional. Ia berharap, suaminya dapat segera sembuh sehingga bisa membantu menambah penghasilan bagi keluarga. Bantuan tempat tinggal yang ditawarkan tetangga terpaksa harus ditolak karena tak enak dengan kondisi kesehatan anak dan suaminya.  

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.