WN Ceko Ditangkap Saat Demo WPNA - Kompas.com

WN Ceko Ditangkap Saat Demo WPNA

Kompas.com - 08/02/2012, 13:11 WIB

MANOKWARI, KOMPAS.com - Polisi mengamankan seorang warga negara asing yang terlihat memotret kegiatan demokrasi West Papua National Authority (WPNA) di Manokwari, Papua Barat, Rabu (8/2/2012) ini.

Saat ini, turis warga negara  Ceko itu masih diperiksa di Polres Manokwari.

Warga negara asing (WNA) itu ditangkap di depan Kantor DPR Papua Barat, saat sedang memotret unjuk rasa WPNA atau Negara Republik Federal Papua Barat.

Lima orang anggota intel dan aparat Polres Manokwari mengamankan WNA itu ke dalam truk Dalmas. Kejadian berlangsung sekitar pukul 12.30 WIT.

Selama satu jam lebih, turis yang datang dengan visa wisata dan mengaku tujuannya Pegununggan Arfak dan Anggi, itu ditanyai polisi. Pihak imigrasi juga didatangkan, untuk menindaklanjuti penangkapan pria asing yang bisa sedikit berbahasa Indonesia.

Belum diketahui tujuan dia datang dan memotret demo itu. Masa izin tinggal pria asing berusia 34 tahun, bertubuh jangkung dan berambut coklat itu dari 2-10 Februari.

Unjuk rasa ratusan massa pendukung WPNA yang dimulai dari GOR Sanggeng ke Kantor DPR Papua Barat, bertujuan menuntut dibebaskannya dua tahanan politik yang ditahan saat Kongres Rakyat Papua III di Jayapura, 19 Oktober 2011.


Kedua orang itu adalah Presiden dan Perdana Menteri WPNA Forkorus Yaboisembut dan Edison Waromi, yang pada hari ini menjalani sidang kedua di Pengadilan Negeri Jayapura.

Pengunjuk rasa berorasi, agar terdakwa segera dibebaskan, bahkan sempat juga sejumlah orang mengibakan bendera bintang kejora. Aksi berjalan damai, meski sempat terjadi keributan kecil.

EditorAgus Mulyadi

Terkini Lainnya

Berita Populer: Rumah Termahal di Dunia, hingga Komentar Mahathir

Berita Populer: Rumah Termahal di Dunia, hingga Komentar Mahathir

Internasional
Kubu Jokowi-Ma'ruf Klaim Banyak Adopsi Visi-Misi Gus Dur

Kubu Jokowi-Ma'ruf Klaim Banyak Adopsi Visi-Misi Gus Dur

Nasional
Belasan Anak di Sukabumi Diduga Jadi Korban Kejahatan Seksual

Belasan Anak di Sukabumi Diduga Jadi Korban Kejahatan Seksual

Regional
Rotasi Pejabat di DKI, PNS Dapat Jabatan Lagi dan Plt Tambah Banyak

Rotasi Pejabat di DKI, PNS Dapat Jabatan Lagi dan Plt Tambah Banyak

Megapolitan
Menengok Fasilitas Penginapan Atlet Asian Para Games di Kemayoran

Menengok Fasilitas Penginapan Atlet Asian Para Games di Kemayoran

Megapolitan
Para Inisiator Hak Angket DPR Kembali Ungkit Kasus Century

Para Inisiator Hak Angket DPR Kembali Ungkit Kasus Century

Nasional
7 Suporter Tewas di Balik Laga Persib Vs Persija, Bobotoh dan JakMania Harus Belajar

7 Suporter Tewas di Balik Laga Persib Vs Persija, Bobotoh dan JakMania Harus Belajar

Regional
4 Fakta Kecelakaan Bus Rombongan SMK I PGRI, 2 Meninggal hingga Berwisata ke Bali

4 Fakta Kecelakaan Bus Rombongan SMK I PGRI, 2 Meninggal hingga Berwisata ke Bali

Regional
Bantahan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Tidak Tega Menampar Suporter hingga Video 'Sengaja' Diedit

Bantahan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Tidak Tega Menampar Suporter hingga Video "Sengaja" Diedit

Regional
Seorang Kakek Diduga Cabuli Teman Cucunya di Depok

Seorang Kakek Diduga Cabuli Teman Cucunya di Depok

Megapolitan
Fakta-fakta soal Penerobosan Rombongan Mobil Presiden di Tol Cimanggis

Fakta-fakta soal Penerobosan Rombongan Mobil Presiden di Tol Cimanggis

Megapolitan
Pendaftaran CPNS 2018 Dimulai Hari Ini, Sudah Siap?

Pendaftaran CPNS 2018 Dimulai Hari Ini, Sudah Siap?

Nasional
Bantu Keluarga Miskin, Seorang Polisi di Bengkulu Kumpulkan Sampah

Bantu Keluarga Miskin, Seorang Polisi di Bengkulu Kumpulkan Sampah

Regional
Politisi PSI: Bung Fadli Zon, Kreativitas Ada Batasnya....

Politisi PSI: Bung Fadli Zon, Kreativitas Ada Batasnya....

Nasional
Kejagung Kembali Jadwalkan Pemeriksaan Alex Noerdin dalam Kasus Dana Bansos Sumsel

Kejagung Kembali Jadwalkan Pemeriksaan Alex Noerdin dalam Kasus Dana Bansos Sumsel

Nasional
Close Ads X