Abraham Samad: Yang Hambat, Saya Sikat!

Kompas.com - 03/02/2012, 16:42 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua KPK Abraham Samad menyatakan, akan bersih-bersih ke dalam tubuh lembaga yang dipimpinnya agar tidak ada hambatan dalam mengusut kasus wisma atlet dan kasus-kasus lain yang ditangani KPK.

"Kita juga bersih-bersih di dalam sehingga tidak ada yang akan menghambat (pengusutan)," kata Abraham dalam jumpa pers pengumuman Angelina Sondakh sebagai tersangka kasus korupsi wisma atlet SEA Games, Jumat (3/2/2012).

Abraham menyatakan hal itu menjawab pertanyaan terkait kedekatan Angelina dengan seorang penyidik KPK. Ia memastikan, penyidik yang dekat dengan Angelina sudah dikembalikan ke kepolisian.

"Jadi yang berhubungan dengan AS itu kan sudah dikembalikan," tandas Abraham. Angelina, kader Partai Demokrat, menjadi tersangka terbaru kasus wisma atlet, menyusul kader Demokrat lainnya, Muhammad Nazaruddin, yang kini tengah diadili.

Dalam kesaksian di persidangan Nazaruddin, nama Angelina disebut terima uang. Selain Angelina, nama Anas Urbaningrum, Andi Mallarangeng, dan I Wayan Koster juga disebut terima uang dari pihak Nazaruddin. Koster, kader PDI-P, sudah dicekal KPK seperti Angelina, namun belum jadi tersangka. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Menko PMK Bertemu Aremania: Minta Polri Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan

Kisah Menko PMK Bertemu Aremania: Minta Polri Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan

Nasional
Kasus Suap Pengadaan Pesawat Garuda, KPK: Modusnya Cukup Kompleks

Kasus Suap Pengadaan Pesawat Garuda, KPK: Modusnya Cukup Kompleks

Nasional
Opera Van Java: Komedi Lawas tentang Politik Naik dan Turun Gunung

Opera Van Java: Komedi Lawas tentang Politik Naik dan Turun Gunung

Nasional
Korupsi Pengadaan Pesawat Airbus Garuda, Anggota DPR 2009-2014 Jadi Tersangka

Korupsi Pengadaan Pesawat Airbus Garuda, Anggota DPR 2009-2014 Jadi Tersangka

Nasional
KPK Kembali Usut Pengadaan Pesawat Garuda, Tindak Lanjut Kerja Sama dengan Inggris-Perancis

KPK Kembali Usut Pengadaan Pesawat Garuda, Tindak Lanjut Kerja Sama dengan Inggris-Perancis

Nasional
Hari Ini, Polri Limpahkan Barang Bukti Kasus Kematian Brigadir J ke Kejaksaan

Hari Ini, Polri Limpahkan Barang Bukti Kasus Kematian Brigadir J ke Kejaksaan

Nasional
Pengamat Sebut Video 'Prank' Baim Wong dan Paula Rusak Wibawa Polri

Pengamat Sebut Video "Prank" Baim Wong dan Paula Rusak Wibawa Polri

Nasional
KPK Usut Pengadaan Pesawat Airbus Garuda, Anggota DPR Periode 2009-2014 Diduga Terima Rp 100 Miliar

KPK Usut Pengadaan Pesawat Airbus Garuda, Anggota DPR Periode 2009-2014 Diduga Terima Rp 100 Miliar

Nasional
Jelang Pelimpahan Tahap II Ferdy Sambo, Kuasa Hukum: Kami Harap Segera Masuk Persidangan

Jelang Pelimpahan Tahap II Ferdy Sambo, Kuasa Hukum: Kami Harap Segera Masuk Persidangan

Nasional
Tragedi Kanjuruhan, Penegakan Hukum, dan Pendidikan Humaniora

Tragedi Kanjuruhan, Penegakan Hukum, dan Pendidikan Humaniora

Nasional
Perhatian untuk Korban Tragedi Kanjuruhan: dari Jokowi hingga Arema FC

Perhatian untuk Korban Tragedi Kanjuruhan: dari Jokowi hingga Arema FC

Nasional
Tragedi Kanjuruhan: Kapolres dan 9 Personel Brimob Dicopot hingga Kasus Kerusuhannya Naik ke Penyidikan

Tragedi Kanjuruhan: Kapolres dan 9 Personel Brimob Dicopot hingga Kasus Kerusuhannya Naik ke Penyidikan

Nasional
Deklarasikan Anies Capres di Tengah Duka Tragedi Kanjuruhan, Ini Kata Nasdem

Deklarasikan Anies Capres di Tengah Duka Tragedi Kanjuruhan, Ini Kata Nasdem

Nasional
Capaian Vaksin 'Booster' Baru 27 Persen Jadi Alasan Pemerintah Perpanjang PPKM Lagi

Capaian Vaksin "Booster" Baru 27 Persen Jadi Alasan Pemerintah Perpanjang PPKM Lagi

Nasional
Kala Anies Langsung Sambut Tawaran Paloh untuk Jadi Capres 2024 ....

Kala Anies Langsung Sambut Tawaran Paloh untuk Jadi Capres 2024 ....

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.