Jadi Tersangka, Angelina Sakit

Kompas.com - 03/02/2012, 16:39 WIB
|
EditorTri Wahono

JAKARTA, KOMPAS.com — Politisi Partai Demokrat, Angelina Sondakh, ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai tersangka dalam kasus suap wisma atlet mengikuti jejak Nazaruddin. Menurut juru bicara Partai Demokrat, Andi Nurpati, Angelina yang akrab disapa Angie saat ini memang tidak bisa ditemui karena sedang sakit.

"Dari informasi yang di-forward teman saya dari DPP menyebutkan Angelina sedang sakit. Sudah izin ke fraksi lima hari, makanya tadi tidak mengikuti rapat fraksi. Izin tidak sehatnya ini sebelum ditetapkan jadi tersangka," ujar Andi dalam jumpa pers di Warung Daun, Jakarta, Jumat (3/2/2012).

Andi mengaku, dirinya tak tahu sakit yang diderita Angie, dan sedang berada di mana istri dari (alm) Adjie Massaid tersebut. Namun, ia memastikan bahwa Angie akan mengikuti proses hukum yang dijalankan KPK.

"Angie juga sudah mengatakan, dia akan mengikuti proses hukum yang berjalan di sana. Saya hanya tahu kalau dia sakit. Tapi tidak tahu berada di mana," pungkas Andi.

Seperti yang diketahui, Angie terseret dalam kasus wisma atlet setelah namanya disebut oleh Nazaruddin dalam pengungkapan kasus itu. Ia disebut terlibat bersama Wayan Koster dari PDI-P dan Mirwan Amir (Fraksi Partai Demokrat). Ketiganya disebut sebagai anggota Badan Anggaran yang ikut menerima aliran uang pelicin sebesar Rp 9 miliar. Menurut Nazaruddin, tiga politisi ini turut mengamankan penganggaran proyek wisma atlet senilai Rp 191 miliar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Komandan Kapal Selam TNI AL Resmi Berganti, Ini Namanya

2 Komandan Kapal Selam TNI AL Resmi Berganti, Ini Namanya

Nasional
Survei Poltracking: Kepuasan Publik atas Kerja Pemerintah dan Jokowi-Ma'ruf Naik

Survei Poltracking: Kepuasan Publik atas Kerja Pemerintah dan Jokowi-Ma'ruf Naik

Nasional
Tinjau Sekolah Terdampak Gempa di Cianjur, Jokowi: 3 Bulan Harus Selesai Pembangunan Kembali

Tinjau Sekolah Terdampak Gempa di Cianjur, Jokowi: 3 Bulan Harus Selesai Pembangunan Kembali

Nasional
Maksimalkan Efisiensi Tenaga Listrik, Ditjen EBTKE Pasang 355 Lampu Jalan Bertenaga Surya di Maluku

Maksimalkan Efisiensi Tenaga Listrik, Ditjen EBTKE Pasang 355 Lampu Jalan Bertenaga Surya di Maluku

Nasional
Jokowi Minta TNI dan Polri Bantu Warga Cianjur Bersihkan Puing-puing Usai Gempa

Jokowi Minta TNI dan Polri Bantu Warga Cianjur Bersihkan Puing-puing Usai Gempa

Nasional
Stafsus Presiden Sebut Pasal Perzinaan Justru Hormati Perkawinan

Stafsus Presiden Sebut Pasal Perzinaan Justru Hormati Perkawinan

Nasional
Islam Menolak Teror

Islam Menolak Teror

Nasional
Kejagung Belum Terima SPDP Kasus Tambang Ilegal Ismail Bolong

Kejagung Belum Terima SPDP Kasus Tambang Ilegal Ismail Bolong

Nasional
Merasa Janggal Tak Lolos Verifikasi Peserta Pemilu 2024, Prima Geruduk Kantor KPU

Merasa Janggal Tak Lolos Verifikasi Peserta Pemilu 2024, Prima Geruduk Kantor KPU

Nasional
Menlu Retno: Demokrasi Bantu Hadapi Tantangan Sulit pada 2023

Menlu Retno: Demokrasi Bantu Hadapi Tantangan Sulit pada 2023

Nasional
Menlu: Bila Tak Ada Kerja Sama, Situasi Myanmar Tak Akan Jadi Lebih Baik

Menlu: Bila Tak Ada Kerja Sama, Situasi Myanmar Tak Akan Jadi Lebih Baik

Nasional
Menlu Retno Singgung soal Demokrasi Alami Kemunduran di Bali Democracy Forum

Menlu Retno Singgung soal Demokrasi Alami Kemunduran di Bali Democracy Forum

Nasional
Ketua Majelis Hakim Sidang Brigadir J Dilaporkan ke KY, PN Jaksel: Hak Pihak Beperkara

Ketua Majelis Hakim Sidang Brigadir J Dilaporkan ke KY, PN Jaksel: Hak Pihak Beperkara

Nasional
Laporkan Hakim ke KY, Pengacara Kuat Maruf Duga Wahyu Iman Santoso Langgar Kode Etik

Laporkan Hakim ke KY, Pengacara Kuat Maruf Duga Wahyu Iman Santoso Langgar Kode Etik

Nasional
Sudah Empat Kali ke Cianjur, Jokowi: Saya Akan Cek Sebulan Lagi

Sudah Empat Kali ke Cianjur, Jokowi: Saya Akan Cek Sebulan Lagi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.