Ulat Sutra Geliatkan Ekonomi Desa Damarwulan - Kompas.com

Ulat Sutra Geliatkan Ekonomi Desa Damarwulan

Kompas.com - 26/01/2012, 17:32 WIB

JEPARA, KOMPAS.com- Ulat sutra menggeliatkan perekonomian masyarakat Desa Damarwulan, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Masyarakat mengembangkan ulat itu di kawasan hutan rakyat di bawah tanaman tegakan.

Ketua Kelompok Tani Langgeng Makmur, Masruri (30), Kamis (26/1/2012), mengatakan, ternak ulat sutra dikembangkan sejak 2007 di lahan tegakan seluas 15 hektar. Media pembudidayaan ulat sutra itu adalah tanaman murbei.

Setiap 36-40 hari, warga mampu memproduksi benang sutra 2,5-4 kilogram. Benang itu dijual kepada sejumlah perajin tenun di Desa Troso, Kecamatan Pecangaan, Jepara. Harga benang Rp 350.000 per kg.

"Namun setiap musim hujan, kami berhenti produksi, karena ulat sutra biasanya tidak menghasilkan serat sutra yang berkualitas," kata Masruri.

Selain ulat sutra, masyarakat Desa Damarwulan membudidayakan kopi, empon-empon, dan kakao. Setiap tahun, masing-masing tanaman itu bisa dipanen saling bergantian.

Desa Damarwulan berada di kawasan daerah aliran sungai (DAS) Gelis, Jepara. Desa itu merupakan desa kelima yang dikunjungi tim Jelajah DAS Pegunungan Muria. Tim terdiri dari Forum DAS Muria, Balai Pengelolaan Pemali-Jratun, perwakilan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Kudus, Pati, dan Jepara.

"Rehabilitasi kawasan DAS di Pegunungan Muria bisa menerapkan sistem agro forestry atau tumpang sari wanatani. Selain untuk mengonservasi kawasan DAS, masyarakat sekitar juga bisa meningkatkan perekonomiannya," kata Kepala Seksi Kelembagaan Balai Pengelolaan DAS Pemali-Jratun Hadiyati Utami.


EditorMarcus Suprihadi

Terkini Lainnya

Kerugian Negara Dikembalikan, Pejabat Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Sampah Tidak Ditahan

Kerugian Negara Dikembalikan, Pejabat Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Sampah Tidak Ditahan

Regional
Alasan 6 KPU Provinsi Belum Selesaikan Pemutakhiran Data Pemilih

Alasan 6 KPU Provinsi Belum Selesaikan Pemutakhiran Data Pemilih

Nasional
Universitas Brawijaya Raih Juara Umum UTU Award 2018

Universitas Brawijaya Raih Juara Umum UTU Award 2018

Edukasi
Sebuah Gudang Bank BNI di Kota Palopo Terbakar

Sebuah Gudang Bank BNI di Kota Palopo Terbakar

Regional
KPK Telusuri Pembahasan Rencana Tata Ruang Terkait Proyek Meikarta

KPK Telusuri Pembahasan Rencana Tata Ruang Terkait Proyek Meikarta

Nasional
Pekerja Proyek Pembangunan Bandara NYIA Tewas Setelah Terjatuh ke Saluran Air

Pekerja Proyek Pembangunan Bandara NYIA Tewas Setelah Terjatuh ke Saluran Air

Regional
Saat Ketua KPK Blusukan ke Sungai Mahakam dan Temukan Penumpukan Batubara Ilegal

Saat Ketua KPK Blusukan ke Sungai Mahakam dan Temukan Penumpukan Batubara Ilegal

Regional
Tim Mapagama UGM Siap Arungi Sungai Franklin Australia

Tim Mapagama UGM Siap Arungi Sungai Franklin Australia

Edukasi
Kasus Jamal Khashoggi, Saudi Tak Bakal Turuti Permintaan Turki

Kasus Jamal Khashoggi, Saudi Tak Bakal Turuti Permintaan Turki

Internasional
Poster Jokowi-Ma'ruf Dipasang di Tempat Ibadah di Garut, Tim Lakukan Investigasi

Poster Jokowi-Ma'ruf Dipasang di Tempat Ibadah di Garut, Tim Lakukan Investigasi

Nasional
6 Provinsi Belum Selesaikan Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu

6 Provinsi Belum Selesaikan Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu

Nasional
Kronologi Pelaku Perampokan Sopir Taksi 'Online' Serahkan Diri karena Takut Ditembak Polisi

Kronologi Pelaku Perampokan Sopir Taksi "Online" Serahkan Diri karena Takut Ditembak Polisi

Regional
Kelompok Kerja Guru Mandiri Melawan 'Efek Mattew' di Kaltara

Kelompok Kerja Guru Mandiri Melawan 'Efek Mattew' di Kaltara

Edukasi
Jika Perang Lawan Rusia dan China, AS Terancam Kalah

Jika Perang Lawan Rusia dan China, AS Terancam Kalah

Internasional
Kisah Henita Cari Anak Pasca-gempa di Petobo, Melacak dengan Cinta hingga Ucapan Ulang Tahun

Kisah Henita Cari Anak Pasca-gempa di Petobo, Melacak dengan Cinta hingga Ucapan Ulang Tahun

Regional

Close Ads X