Pengusutan Kasus Dugaan Korupsi Buku Rp 1,9 M, Terkendala BPKP

Kompas.com - 15/01/2012, 23:37 WIB
EditorBenny N Joewono

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Pengusutan kasus dugaan korupsi bantuan buku senilai Rp 1,9 miliar di Dinas Pendidikan Pamekasan, Madura, Jatim, hingga kini belum ada perkembangan karena terkendala laporan dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan.

"Yang menjadi kendala adalah hasil penyelidikan BPKP karena sampai saat ini belum turun," kata Kepala Kejaksaan Negeri Pamekasan, Agus Irianto, saat dihubungi, Minggu (15/1/2012).

Ia menjelaskan, hasil pemeriksaan BPKP akan menentukan jumlah kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tersebut. Menurut Agus, tim penyidik Kejari Pamekasan memang menemukan adanya dugaan penyimpangan dari kasus itu, akan tetapi belum menemukan jumlah kerugian materialnya.

"Kami juga membutuhkan data yang sebenarnya, berapa jumlah kerugian negara dalam kasus bantuan buku dengan nilai total dana sebesar Rp1,9 miliar tersebut," ucap Agus Irianto.

Dugaan penyimpangan bantuan buku di Disdik Pamekasan terungkap karena banyak lembaga penerima bantuan yang mengeluhkan adanya bantuan buku yang tidak sesuai dengan nilainya, yakni hanya kisaran Rp 7 juta dari total nilai bantuan Rp 49,6 juta untuk masing-masing lembaga.

Selain itu, buku yang didistribusikan juga salah, yakni berupa buku untuk tingkat sekolah dasar, padahal bantuan pengadaan buku dari anggaran pendapatan dan belanja nasional (APBN) itu untuk 40 lembaga pendidikan SMP dan SMA.

Pengadaan proyek bantuan buku dari pemerintah pusat itu juga menyalahi aturan karena dilakukan dengan sistem penunjukan. Dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, hanya Kabupaten Pamekasan yang mendapatkan bantuan pengadaan buku itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pihak pelaksana proyek pengadaan buku ini berjanji akan mengganti buku tersebut dan menyesuaikan dengan nilai nominal bantuan, namun hingga kini buku belum diganti.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.