Merauke Kekurangan Penyuluh KB

Kompas.com - 09/01/2012, 17:11 WIB
|
EditorAgus Mulyadi

MERAUKE, KOMPAS.com - Kabupaten Merauke, Papua, kekurangan tenaga penyuluh lapangan keluarga berencana (PLKB). Padahal, keberadaan tenaga PLKB di kampung-kampung sangat dibutuhkan, untuk menyosialisasikan dan membangun pengertian kepada masyarakat pentingnya keluarga berencana.

Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Merauke, Albertina Mekiuw, di Merauke, Papua, Senin (9/1/2012), mengatakan, kantornya saat ini hanya memiliki 29 tenaga honorer PLKB.

Padahal idealnya diperlukan sebanyak 137 tenaga PLKB, untuk bertugas di 160 kampung dan 8 kelurahan serta di tingkat distrik di seluruh Merauke. "Keberadaan tenaga PLKB ini penting karena belum semua warga menyadari pentingnya keluarga berencana," katanya.

Ia menyatakan, saat ini ada salah pengertian di sebagian masyarakat kampung tentang KB, yang dimaknai sebagai program membatasi dan menghentikan kelahiran anak. Padahal KB lebih untuk mengatur jarak kelahiran, demi menjaga kesehatan anak dan ibu, serta membangun keluarga yang lebih terencana.

Albertina mengaku telah mengusulkan, pengangkatan tenaga PLKB kepada pemerintah pusat namun usulan tersebut tidak berhasil, karena pengangkatan CPNS PLKB harus tetap melalui formasi pengangkatan calon pegawai negeri sipil (CPNS).

 

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.