Situasi Ambon Kondusif Pascabentrokan Warga

Kompas.com - 13/12/2011, 11:29 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

AMBON, KOMPAS.com — Situasi keamanan Kota Ambon, Maluku, tidak terganggu meski pada Selasa (13/12/2011) dini hari sempat terjadi bentrokan antara warga Air Mata Cina dan Lorong Kolonel Pieter, Ambon.

Bentrokan di jantung Kota Ambon itu mengakibatkan lima rumah terbakar, sedikitnya 10 warga terluka, dan sekitar 40 keluarga mengungsi. Pantauan Kompas, warga Ambon terlihat beraktivitas seperti biasa sejak Selasa pagi.

Aktivitas di perkantoran dan pasar-pasar tradisional seperti hari-hari biasanya. Mereka sama sekali tidak terpengaruh dengan kejadian bentrokan antarwarga dari kedua kampung. Sementara di lokasi kejadian bentrokan, puluhan petugas TNI/Polri berjaga-jaga di lokasi kejadian.

Bentrokan antarkedua kelompok warga yang lokasinya terpisah oleh Sungai Wai Batu Gajah tersebut baru reda sekitar pukul 05.00. Kedua kelompok warga saling tuding sebagai penyebab terjadinya bentrokan.

Salah satu pihak menyebutkan, pemicunya adalah lemparan petasan dari kampung lain. Sementara pihak lain menyebutkan, pemicunya adalah pelemparan batu. Saat ini Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy sedang rapat dengan aparat keamanan untuk membahas bentrokan yang terjadi pada Selasa dini hari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.