Manggung, Norman Tak Boleh Pakai Seragam Polisi

Kompas.com - 06/12/2011, 20:44 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Bukan hanya melepas pangkatnya sebagai Briptu, setelah diberhentikan dengan tidak hormat oleh Direktorat Profesi dan Pengamanan Kepolisian Daerah Gorontalo siang tadi, Norman Kamaru juga tidak boleh lagi memakai seragam kepolisian saat tampil di berbagai acara. Meskipun, seragam korps Brimob dulu menjadi salah satu ciri khas pria yang lincah menirukan goyang India tersebut. "Seragam tidak boleh dipakai. Kan dia sama saja kayak warga sipil sekarang," ujar Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Saud Usman Nasution, di Jakarta, Selasa (6/12/2011).

Menurutnya, jika Norman berkeras menggunakan atribut Polri, maka akan diproses secara hukum. Hal ini karena, atribut Polri hanya dipakai secara resmi oleh anggota kepolisian. "Ya akan kita proses lah kalau masih memakainya," tegas Saud.

Seperti yang diketahui, hari ini Norman resmi diberhentikan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri. Norman mengaku berhenti jadi polisi karena capek bekerja di institusi tersebut. Sejak Agustus hingga November 2011 ia mangkir dari tugasnya di Gorontalo dan diketahui berada di Jakarta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.