Debu Vulkanik Selimuti Kota Ternate

Kompas.com - 06/12/2011, 11:14 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

TERNATE, KOMPAS.com — Debu vulkanik dari Gunung Gamalama yang meletus dini hari kemarin masih menyelimuti sebagian besar Kota Ternate, Maluku Utara, Selasa (6/12/2011). Hujan abu terkonsentrasi di bagian tengah dan selatan Kota Ternate karena angin bertiup ke arah tenggara dari gunung setinggi 1.715 meter di atas permukaan laut itu.

Debu berwarna abu-abu kecoklatan itu masih beterbangan dan memenuhi sejumlah ruas jalan di Kota Ternate, seperti Jalan Pattimura, Jalan Pahlawan Revolusi, dan Jalan Jati Raya. Ketebalan debu vulkanik mengganggu penglihatan pengemudi kendaraan bermotor yang umumnya menggunakan masker dan kacamata.

Pelindung wajah juga digunakan warga saat berjalan kaki di sejumlah jalan protokol tersebut.

Hujan debu vulkanik yang mengganggu aktivitas masyarakat membuat pemerintah setempat membagikan lebih dari 3.000 masker di wilayah perkotaan Ternate. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate Jimmy D Brifing mengatakan, masker itu langsung habis dibagikan kepada warga. "Sekarang kami kesulitan untuk memperoleh masker karena apotek juga sudah kehabisan masker," tuturnya.


Menurut Jimmy, pembagian masker itu untuk mengantisipasi infeksi saluran pernapasan atas yang disebabkan oleh debu letusan Gunung Gamalama.

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Polisi Tangkap Pria yang Tusuk Mata 4 Kucing dengan Kayu di Pontianak

    Polisi Tangkap Pria yang Tusuk Mata 4 Kucing dengan Kayu di Pontianak

    Regional
    Bandung Dilanda Angin Kencang, Begini Penjelasan BMKG

    Bandung Dilanda Angin Kencang, Begini Penjelasan BMKG

    Regional
    Kronologi Bentrok di UNM yang Berujung Penikaman 2 Mahasiswa

    Kronologi Bentrok di UNM yang Berujung Penikaman 2 Mahasiswa

    Regional
    Status Gunung Tangkuban Parahu Normal, Ridwan Kamil: Kita Viralkan

    Status Gunung Tangkuban Parahu Normal, Ridwan Kamil: Kita Viralkan

    Regional
    Hujan Guyur Sumatera Barat, Kualitas Udara Mulai Membaik

    Hujan Guyur Sumatera Barat, Kualitas Udara Mulai Membaik

    Regional
    Kisah Reza, Anak Sopir Lulus ITB IPK 3,98: Pernah Dihina karena Ibu Tak Kerja hingga Jajan Rp 5.000 Per Hari

    Kisah Reza, Anak Sopir Lulus ITB IPK 3,98: Pernah Dihina karena Ibu Tak Kerja hingga Jajan Rp 5.000 Per Hari

    Regional
    Dampak Angin Kencang di Sejumlah Daerah, Satu Warga Tewas hingga Ratusan Mengungsi

    Dampak Angin Kencang di Sejumlah Daerah, Satu Warga Tewas hingga Ratusan Mengungsi

    Regional
    Angin Kencang di Magelang: Fenomena Tak Biasa, Ribuan Warga Mengungsi hingga Status Tanggap Darurat

    Angin Kencang di Magelang: Fenomena Tak Biasa, Ribuan Warga Mengungsi hingga Status Tanggap Darurat

    Regional
    Dua Gunung di Karawang Selatan Terbakar

    Dua Gunung di Karawang Selatan Terbakar

    Regional
    5 Fakta Kerusuhan Pertandingan PSIM vs Persis, Mobil Polisi Dibakar hingga Sweeping Suporter

    5 Fakta Kerusuhan Pertandingan PSIM vs Persis, Mobil Polisi Dibakar hingga Sweeping Suporter

    Regional
    Anggaran Bansos Naik 4 Triliun, Kemensos Ajak Satgas SPIP Kawal Penyalurannya

    Anggaran Bansos Naik 4 Triliun, Kemensos Ajak Satgas SPIP Kawal Penyalurannya

    Regional
    Pemadaman Kebakaran Hutan di Gunung Rinjani Dilanjutkan

    Pemadaman Kebakaran Hutan di Gunung Rinjani Dilanjutkan

    Regional
    Fakta Guru Tewas Ditikam Usai Tegur Siswa yang Merokok di Sekolah, Diduga Kesal hingga Pelaku Kabur

    Fakta Guru Tewas Ditikam Usai Tegur Siswa yang Merokok di Sekolah, Diduga Kesal hingga Pelaku Kabur

    Regional
    200 Hektar Lahan di Kaki Gunung Tambora Dibakar Oknum Tak Bertanggung Jawab

    200 Hektar Lahan di Kaki Gunung Tambora Dibakar Oknum Tak Bertanggung Jawab

    Regional
    Cerita di Balik Air Sumur di Ambon Mendidih, Diduga Ada Retakan Kecil di Tanah

    Cerita di Balik Air Sumur di Ambon Mendidih, Diduga Ada Retakan Kecil di Tanah

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X