Warga Sekitar Gamalama Mengungsi

Kompas.com - 06/12/2011, 04:34 WIB
Editor

TERNATE, KOMPAS - Debu vulkanik tak lagi menyelimuti Kota Ternate, Maluku Utara, setelah Gunung Gamalama meletus pada Senin (5/12) dini hari sekitar pukul 00.00 WIT. Namun, sebanyak 106 warga Kelurahan Tubo, Akehuda, dan Tafure, Kecamatan Ternate Utara, mengungsi ke kantor lama Gubernur Maluku Utara di Jalan Pahlawan Revolusi, Ternate.

Lokasi ketiga daerah itu berada di kaki Gunung Gamalama (1.715 meter di atas permukaan laut) dan dekat dengan Kali Mati yang kini dialiri lahar dingin. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate mencatat, sembilan rumah di Tubo rusak diterjang lahar dingin.

Menurut Nuharani (40), pengungsi dari Kelurahan Tubo, lahar dingin telah meluber hingga ke jalan yang berjarak sekitar 500 meter dari kediamannya. Hal itu disebabkan hujan deras yang mengguyur Kota Ternate sepanjang Senin pagi hingga sore hari.

Banjir lahar dingin menyebabkan sembilan rumah di Tubo rusak berat. Menurut Djiko, Lurah Tubo, dinding rumah ambruk tersapu lahar dingin yang meluap dari Kali Mati sekitar pukul 11.00.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut karena warga telah dievakuasi sejak pagi hari. ”Sebelum lahar dingin datang warga telah mengungsi setelah melihat kali tak mampu menampung air hujan yang bercampur dengan debu vulkanik,” katanya.

Berdasarkan catatan Pos Pemantauan Gunung Api Gamalama, di Ternate, semburan abu vulkanik keluar dari Gamalama pada pukul 00.08, Senin dini hari. Abu menyembur hingga ketinggian 2.000 meter. Satu jam sebelumnya, pos pengamatan sudah meningkatkan status gunung itu dari Waspada menjadi Siaga.

Status Siaga merupakan level III dalam isyarat kewaspadaan gunung api aktif. Gunung berapi dinyatakan akan meletus jika statusnya berada di level IV atau Awas. (RIZ/APA)



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur NTT: Pembagian Fee Blok Masela Kewenangan Pemerintah Pusat

Gubernur NTT: Pembagian Fee Blok Masela Kewenangan Pemerintah Pusat

Regional
Gempa Magnitudo 7,1, Turis di Manado Sempat Panik

Gempa Magnitudo 7,1, Turis di Manado Sempat Panik

Regional
7 Hal Penting Kasus 'Pembubaran' Piodalan, 9 Tahun Urus Izin hingga Polisi: Tak Ada Pembubaran

7 Hal Penting Kasus "Pembubaran" Piodalan, 9 Tahun Urus Izin hingga Polisi: Tak Ada Pembubaran

Regional
Kecelakaan Maut, Polisi Tetapkan Sopir Bus PO Sinar Jaya Tersangka

Kecelakaan Maut, Polisi Tetapkan Sopir Bus PO Sinar Jaya Tersangka

Regional
Biaya Pengobatan Tak Ditanggung BPJS, Keluarga Mahasiswa Korban Pembacokan Buka Donasi

Biaya Pengobatan Tak Ditanggung BPJS, Keluarga Mahasiswa Korban Pembacokan Buka Donasi

Regional
Wakil Ketua DPRD Jabar: Kolam Renang Pribadi Penting untuk Ridwan Kamil

Wakil Ketua DPRD Jabar: Kolam Renang Pribadi Penting untuk Ridwan Kamil

Regional
Ketika Grup Kasidah dan Paduan Suara Gereja Berkolaborasi di Pesparani Katolik Papua

Ketika Grup Kasidah dan Paduan Suara Gereja Berkolaborasi di Pesparani Katolik Papua

Regional
BMKG: Tercatat 28 Kali Gempa Susulan, Warga Diimbau Waspada Bangunan Retak dan Rusak

BMKG: Tercatat 28 Kali Gempa Susulan, Warga Diimbau Waspada Bangunan Retak dan Rusak

Regional
Warga Ungkap Perilaku Pasutri Terduga Teroris Cianjur sebelum Ditangkap

Warga Ungkap Perilaku Pasutri Terduga Teroris Cianjur sebelum Ditangkap

Regional
28 Kali Gempa Susulan Guncang Maluku Utara Pasca-gempa Magnitudo 7,1

28 Kali Gempa Susulan Guncang Maluku Utara Pasca-gempa Magnitudo 7,1

Regional
Fakta Para Calon Kades Sediakan 'Doorprize' Mobil hingga Umrah, Kalau Kalah Dikembalikan ke Diler

Fakta Para Calon Kades Sediakan "Doorprize" Mobil hingga Umrah, Kalau Kalah Dikembalikan ke Diler

Regional
Fakta Upacara Piodalan di Bantul 'Dibubarkan' Warga: Umat Hindu Butuh Rumah Ibadah

Fakta Upacara Piodalan di Bantul "Dibubarkan" Warga: Umat Hindu Butuh Rumah Ibadah

Regional
Ini Penyebab Gempa Magnitudo 7,1 di Maluku Utara

Ini Penyebab Gempa Magnitudo 7,1 di Maluku Utara

Regional
4 Fakta Gempa Bumi M 7,1 di Maluku Utara, Tsunami 10 Cm hingga 19 Kali Gempa Susulan

4 Fakta Gempa Bumi M 7,1 di Maluku Utara, Tsunami 10 Cm hingga 19 Kali Gempa Susulan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Calon Kades Sediakan 'Doorprize' Mobil | Acara Piodalan 'Dibubarkan' Warga

[POPULER NUSANTARA] Calon Kades Sediakan "Doorprize" Mobil | Acara Piodalan "Dibubarkan" Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X