Pesawat ke Saumlaki Dibatalkan

Kompas.com - 05/12/2011, 17:22 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

AMBON, KOMPAS.com- Menyusul meletusnya Gunung Gamalama di Ternate, Maluku Utara, dini hari tadi, penerbangan ke Samulaki, Maluku Tenggara Barat, Senin (5/12/2011) siang ini dibatalkan. Pesawat  Express Air XN-9020 dari Ambon, Maluku, ke Saumlaki, sedianya diberangkatkan pada pukul 12.25 WIT, namun kemudian dibatalkan, karena pesawat masih tertahan di Ternate.

Supervisor Perjalanan Bandara Pattimura, Ambon, Setiadi Wakan, mengatakan, pesawat Express Air berada di Ternate dan rencananya berangkat ke Ambon sebelum kemudian melanjutkan perjalanan ke Saumlaki.

Namun, karena semburan abu vulkanik keluar dari Gamalama, pesawat tidak bisa berangkat. "Express Air mendatangkan pesawat lain untuk mengganti pesawat ini dari Makassar, Sulawesi Selatan, Senin siang dan baru tiba di Ambon sore hari," katanya.

Dengan begitu, pesawat pengganti ini baru bisa dioperasikan untuk melayani penumpang ke Saumlaki Selasa besok.

Akibatnya penundaan itu, penumpang yang rencananya ke Saumlaki dengan pesawat Express Air hari ini pun diundur keberangkatannya jadi baru bisa berangkat besok.

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

    Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

    Regional
    Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

    Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

    Regional
    Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

    Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

    Regional
    Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

    Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

    Regional
    Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

    Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

    Regional
    Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

    Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

    Regional
    Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

    Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

    Regional
    Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

    Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

    Regional
    Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

    Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

    Regional
    Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

    Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

    Regional
    Bupati Asmat: Pemekaran Provinsi Papua Selatan Sesuai Aspirasi Masyarakat

    Bupati Asmat: Pemekaran Provinsi Papua Selatan Sesuai Aspirasi Masyarakat

    Regional
    Ditangkap di Malaysia, Anak Suporter Indonesia Kerap Tangisi Ayahnya

    Ditangkap di Malaysia, Anak Suporter Indonesia Kerap Tangisi Ayahnya

    Regional
    Seorang Pelajar Tembaki Warga yang Sedang Berhenti di Lampu Merah, 1 Orang Terluka

    Seorang Pelajar Tembaki Warga yang Sedang Berhenti di Lampu Merah, 1 Orang Terluka

    Regional
    Penusukan Guru SMK di Kulonprogo, Pelaku Diduga Idap Gangguan Jiwa

    Penusukan Guru SMK di Kulonprogo, Pelaku Diduga Idap Gangguan Jiwa

    Regional
    Guru Agama Ditangkap karena Diduga Raba Alat Vital Muridnya

    Guru Agama Ditangkap karena Diduga Raba Alat Vital Muridnya

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X