Warga Kualanamu Diultimatum Tinggalkan Lahan Bandara

Kompas.com - 10/11/2011, 18:17 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

MEDAN, KOMPAS.com — Sebanyak 40 keluarga yang masih tinggal di kawasan pembangunan Bandara Internasional Kualanamu diultimatum oleh Muspida Deli Serdang untuk segera meninggalkan lahan bandara bulan November ini. Namun, warga bersikeras tetap tinggal sebelum mendapatkan santunan yang layak.  

Suhelman, warga Kualanamu, di Medan, Kamis (10/11/2011), mengatakan, Muspida Deli Serdang telah melakukan sosialisasi kepada warga. Muspida menawarkan tali asih bagi karyawan pensiunan PTPN II sebesar Rp 12 juta, sementara karyawan harian lepas Rp 3 juta.     

"Kami bersedia meninggalkan rumah jika kompensasi pemerintah Rp 1,4 miliar bagi 40 keluarga," tutur Suhelman.     

Suhelman mengatakan, bulan lalu petugas kemananan bandara telah meracun tanaman yang diusahakan penduduk. "Ini memengaruhi kami secara psikologis. Kami ketakutan," tutur Suhelman.     

Sebanyak 40 keluarga sudah mendiami lahan Bandara Kualanamu selama belasan tahun. Skema yang dibuat pemerintah untuk merelokasi mereka selama ini adalah sebagai bekas karyawan PTPN II.

Warga berharap dianggap sebagai warga negara yang berhak mendapatkan perlindungan. "Kami sama sekali tidak punya rumah dan penghidupan jika diusir dari sini. Kami minta kebijakan Pak Gubernur," kata Suhelman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.