Gubernur Sumsel: Tak Ada Pemusnahan Anjing

Kompas.com - 26/10/2011, 14:42 WIB
|
EditorAgus Mulyadi

PALEMBANG, KOMPAS.com — Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin membantah adanya pembasmian anjing atau satwa lainnya terkait pelaksanaan SEA Games XXVI di Palembang.

"Isu pemusnahan anjing dan satwa lainnya terkait pelaksanaan SEA Games, saya nyatakan tidak benar. Tidak ada pemusnahan anjing di Palembang," kata Alex, saat mendampingi Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng meninjau arena SEA Games XXVI di Jakabaring Sport City, Palembang, Rabu (26/10/2011).

Menurut Alex, tak ada rencana dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, baik untuk memusnahkan anjing maupun satwa lainnya. "Hingga hari ini di Palembang belum ditemukan anjing mati akibat pembasmian," ujarnya.

Terkait hal itu, Andi Mallarangeng mengatakan, SEA Games XXVI harus tetap dilaksanakan dengan berwawasan lingkungan. Pengendalian satwa tetap perlu dilakukan secara baik dan manusiawi.

Sehari sebelumnya saat dihubungi melalui telepon, Kepala Dinas Peternakan Sumatera Selatan Asrillazi Rasyid mengatakan, rencana pembasmian anjing liar baru akan dilaksanakan pada Sabtu malam, akhir pekan ini, di kawasan Jakabaring. Alasannya, untuk mengantisipasi terjadinya gigitan oleh anjing liar.

Pemerhati satwa Palembang, Titin Chen, mengatakan, pihaknya mengetahui adanya rencana tersebut setelah membaca pemberitaan dari koran lokal beberapa pekan yang lalu. Rencana ini telah memicu reaksi penolakan dari penyayang dan aktivis satwa di jejaring sosial Twitter dan Facebook, yang menyerukan boikot SEA Games XXVI di Palembang.

Beberapa relawan satwa dari Jakarta telah datang ke Palembang untuk melakukan penyelamatan anjing-anjing liar.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil: Klaster Secapa AD Adalah Anomali, Akan Ditangani Langsung Mabes TNI

Ridwan Kamil: Klaster Secapa AD Adalah Anomali, Akan Ditangani Langsung Mabes TNI

Regional
Ridwan Kamil Sarankan Pembatasan Akses Warga di Wilayah Secapa AD Hegarmanah

Ridwan Kamil Sarankan Pembatasan Akses Warga di Wilayah Secapa AD Hegarmanah

Regional
Wali Kota Oded Tak Mau Temuan Klaster Secapa AD Pengaruhi Status Zona Biru Bandung

Wali Kota Oded Tak Mau Temuan Klaster Secapa AD Pengaruhi Status Zona Biru Bandung

Regional
Unik, Pria Gunungkidul Ini Bernama 'Pintaku Tiada Dusta'

Unik, Pria Gunungkidul Ini Bernama 'Pintaku Tiada Dusta'

Regional
Museum Lawang Sewu Kembali Dibuka, Jumlah Pengunjung Dibatasi

Museum Lawang Sewu Kembali Dibuka, Jumlah Pengunjung Dibatasi

Regional
Bupati Karawang Izinkan Ojol Kembali Beroperasi Bawa Penumpang

Bupati Karawang Izinkan Ojol Kembali Beroperasi Bawa Penumpang

Regional
84 Tenaga Medis dan Pegawai RSUD Jayapura Positif Covid-19, Diduga Terpapar dari Pasien

84 Tenaga Medis dan Pegawai RSUD Jayapura Positif Covid-19, Diduga Terpapar dari Pasien

Regional
Kronologi Tewasnya Guru SD, Dibunuh karena Berontak Saat Diperkosa Tetangganya Sendiri

Kronologi Tewasnya Guru SD, Dibunuh karena Berontak Saat Diperkosa Tetangganya Sendiri

Regional
Wanita yang Ngamuk dan Lempar Alquran Dijerat Pasal Penistaan Agama

Wanita yang Ngamuk dan Lempar Alquran Dijerat Pasal Penistaan Agama

Regional
Bahas Klaster Secapa AD, Ridwan Kamil Gelar Rapat Mendadak dengan Wali Kota Bandung

Bahas Klaster Secapa AD, Ridwan Kamil Gelar Rapat Mendadak dengan Wali Kota Bandung

Regional
Razia di Lapas Narkotika Banceuy, Puluhan Ponsel hingga Pisau Rakitan Disita

Razia di Lapas Narkotika Banceuy, Puluhan Ponsel hingga Pisau Rakitan Disita

Regional
Dipercaya Sebagai Penurun Panas Sampai Obat Kesuburan, Buah Tempayang Jadi Primadona Ekspor

Dipercaya Sebagai Penurun Panas Sampai Obat Kesuburan, Buah Tempayang Jadi Primadona Ekspor

Regional
Ribuan Lebah 'Odeng' Serang Belasan Petani Saat di Bekerja Sawah, 2 Meninggal

Ribuan Lebah "Odeng" Serang Belasan Petani Saat di Bekerja Sawah, 2 Meninggal

Regional
Diduga Tertidur Saat Memasak, Warga Makassar Tewas dalam Rumahnya yang Terbakar

Diduga Tertidur Saat Memasak, Warga Makassar Tewas dalam Rumahnya yang Terbakar

Regional
Hidup Seorang Diri, Guru SD di Banyuasin Tewas Ditangan Pemuda Pecandu Film Porno

Hidup Seorang Diri, Guru SD di Banyuasin Tewas Ditangan Pemuda Pecandu Film Porno

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X