Sukseskan SEA Games, Anjing Liar Dibasmi

Kompas.com - 25/10/2011, 13:04 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

PALEMBANG, KOMPAS.com — Dengan alasan menyukseskan SEA Games XXVI di Palembang, Sumatera Selatan, Dinas Peternakan Sumatera Selatan mencanangkan program pembasmian anjing-anjing liar di sekitar Jakabaring, Palembang. Pembasmian anjing dengan racun mematikan ini direncanakan berlangsung mulai Sabtu (29/10/2011) malam.

Kepala Dinas Peternakan Sumatera Selatan Asrillazi Rasyid mengatakan, pembasmian anjing liar dilakukan karena anjing liar dikhawatirkan menggigit manusia di sekitar kawasan Jakabaring yang akan dihadiri ribuan tamu asing itu.

"Kami akan menggunakan makanan yang telah dibubuhi racun untuk membasmi anjing-anjing liar ini," katanya di Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (25/10/2011).

Sasaran pembasmian adalah anjing-anjing yang masih berkeliaran pada malam hari. Para pemilik anjing diimbau untuk menjaga anjing miliknya pada malam hari. Surat edaran terkait hal itu mulai dibagikan Selasa siang ini kepada masyarakat di sekitar Jakabaring.

Menurut Asrillazi, pembasmian anjing liar akan berlangsung hingga SEA Games berlangsung. Selama ini, Dinas Peternakan Sumatera Selatan telah melakukan pembasmian anjing liar secara berkala. Anjing-anjing tersebut dibunuh sebagai antisipasi penularan rabies.

Saat ini, populasi anjing liar di Palembang diperkirakan berjumlah puluhan hingga ratusan ekor. Mereka terlihat mencari makan di jalanan pada malam hari. 

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Pegunungan Menoreh Akan Dilengkapi Kereta Gantung

    Pegunungan Menoreh Akan Dilengkapi Kereta Gantung

    Regional
    Keluar Masuk Makassar Tak Perlu Lagi Surat Bebas Covid-19

    Keluar Masuk Makassar Tak Perlu Lagi Surat Bebas Covid-19

    Regional
    Berstatus OTG, Anggota DPRD Maluku yang Positif Covid-19 Jalani Karantina Mandiri

    Berstatus OTG, Anggota DPRD Maluku yang Positif Covid-19 Jalani Karantina Mandiri

    Regional
    Pemkot Cilegon Pertama Kali Uji Coba Belajar di Sekolah, Ini Hasilnya

    Pemkot Cilegon Pertama Kali Uji Coba Belajar di Sekolah, Ini Hasilnya

    Regional
    Viral, Surat Terbuka Istri ABK Kapal China kepada Jokowi: Dia Tak Sanggup Lagi Bekerja

    Viral, Surat Terbuka Istri ABK Kapal China kepada Jokowi: Dia Tak Sanggup Lagi Bekerja

    Regional
    Perempuan ODGJ Diperkosa Bergantian di Hadapan Anaknya hingga Hamil dan Melahirkan

    Perempuan ODGJ Diperkosa Bergantian di Hadapan Anaknya hingga Hamil dan Melahirkan

    Regional
    Penyelundupan Sabu Dalam Bungkus Permen Wafer Cokelat Digagalkan

    Penyelundupan Sabu Dalam Bungkus Permen Wafer Cokelat Digagalkan

    Regional
    Tak Terima Lahannya Dibangun, Warga di Sragen Tutup Jalan dengan Tembok

    Tak Terima Lahannya Dibangun, Warga di Sragen Tutup Jalan dengan Tembok

    Regional
    Kasus Kepemilikan Sabu di Jambi, 2 Pemuda Divonis 6 Tahun Penjara

    Kasus Kepemilikan Sabu di Jambi, 2 Pemuda Divonis 6 Tahun Penjara

    Regional
    Pria Asal Bandung Mengaku HRD, Minta Syarat Kerja Foto Bugil, Korbannya Ada yang Disetubuhi

    Pria Asal Bandung Mengaku HRD, Minta Syarat Kerja Foto Bugil, Korbannya Ada yang Disetubuhi

    Regional
    Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Kamar Mandi karena Bidan Takut Tertular Covid-19

    Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Kamar Mandi karena Bidan Takut Tertular Covid-19

    Regional
    Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

    Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

    Regional
    Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

    Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

    Regional
    Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

    Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

    Regional
    Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

    Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X