Bocah 9 Tahun Divonis Bersalah

Kompas.com - 10/10/2011, 22:33 WIB
|
EditorAgus Mulyadi

MANOKWARI, KOMPAS.com — Setelah menjalani sidang lima kali, akhirnya Pengadilan Negeri Manokwari memvonis DM bersalah. Namun dia dibebaskan dari tahanan kota dan dikenai hukuman berupa dikembalikan kepada orangtuanya untuk mendapat pengawasan lebih ketat.

Hakim Ketua PN Manokwari Helmin Somalay, Senin (10/10/2011), memutuskan bahwa DM, siswa kelas III SD Negeri Arowi, bersalah.

Dia terbukti membunuh temannya yang juga masih berhubungan keluarga, Abraham Ayomi Raubaba (12), pada akhir Juli lalu.

Hakim tidak memberi sanksi kurungan pidana karena terdakwa masih anak-anak. Dalam putusan hakim, DM dikenai sanksi harus dikembalikan kepada orangtuanya dan harus membayar biaya pengadilan Rp 1.000.


DM dibebaskan dari tahanan kota, dan bisa menjalankan aktivitasnya kembali seperti sedia kala.

DM yang didampingi ibunya, Pinser Taribaba (50), terlihat santai dan tidak merasa gusar. Sidang putusan dilakukan selang sejam dari sidang pembacaan tuntutan yang tertutup. DM tak tampak tertekan, atau gelisah. Dia malah terlihat asyik bermain sebelum dan setelah sidang digelar. Kondisi ini berbeda dengan tiga sidang sebelumnya.

Hakim, jaksa, dan pengacara tidak memakai seragamnya sehingga DM terlihat tenang. "Sidang kali ini lebih kondusif bagi DM. Situasi sidang sudah sesuai aturan persidangan untuk anak," kata Devi Tiomana dari tim reaksi cepat Kementerian Sosial.

Sidang itu dihadiri perwakilan Kementerian Sosial, Dinas Sosial, dan orangtua korban. Kehadiran petugas Kementerian Sosial untuk merespons sidang peradilan DM, yang dinilai tidak sesuai dengan Surat Kesepakatan Bersama 5 Menteri tentang penanganan anak yang berhadapan dengan hukum.

DM membunuh Abraham saat berebut kelapa. Tanpa ada niat, tiba-tiba DM menikam leher kanan korban. DM sempat ditahan di sel Polres Manokwari dan Lapas Manokwari selama 43 hari, lalu menjalani tahanan kota.

Penahanan DM disayangkan karena terdakwa masih anak-anak dan tidak mendapat pendampingan keluarga saat menjalani proses pemeriksaan.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendak Gali Kubur, Warga Ngawi Temukan Orang Diduga Gantung Diri

Hendak Gali Kubur, Warga Ngawi Temukan Orang Diduga Gantung Diri

Regional
Bus Rombongan Pelajar SMA Banyuwangi Terguling di Lumajang, 20 Siswa Terluka

Bus Rombongan Pelajar SMA Banyuwangi Terguling di Lumajang, 20 Siswa Terluka

Regional
Jelang Pelantikan Jokowi, 595 Personel TNI-Polri Sisir Pulau Bali

Jelang Pelantikan Jokowi, 595 Personel TNI-Polri Sisir Pulau Bali

Regional
Fakta Baru Motivator Tempeleng 10 Siswa, Mengaku Khilaf hingga Dikecam KPAI

Fakta Baru Motivator Tempeleng 10 Siswa, Mengaku Khilaf hingga Dikecam KPAI

Regional
Jokowi-Ma'ruf Dilantik, Wakil Bupati Belitung Berharap Ekonomi Pariwisata Diperhatikan

Jokowi-Ma'ruf Dilantik, Wakil Bupati Belitung Berharap Ekonomi Pariwisata Diperhatikan

Regional
Ratusan Warga Doa Bersama Jelang Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Ratusan Warga Doa Bersama Jelang Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Regional
Cerita di Balik Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung Adik-adiknya

Cerita di Balik Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung Adik-adiknya

Regional
Mabuk Miras, Pemuda Ini Perkosa Mahasiswi

Mabuk Miras, Pemuda Ini Perkosa Mahasiswi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pasutri Tewas Digigit Ular | Pilkada Solo, Gibran Berjuang Maju Lewat PDI-P

[POPULER NUSANTARA] Pasutri Tewas Digigit Ular | Pilkada Solo, Gibran Berjuang Maju Lewat PDI-P

Regional
Fakta Kecelakaan Tol Lampung, Sopir Diduga Mengantuk hingga 4 Orang Tewas Terbakar

Fakta Kecelakaan Tol Lampung, Sopir Diduga Mengantuk hingga 4 Orang Tewas Terbakar

Regional
Tempeleng 10 Siswa, Motivasi Berujung Jeruji Besi: Saya Khilaf...

Tempeleng 10 Siswa, Motivasi Berujung Jeruji Besi: Saya Khilaf...

Regional
KPK Sita Sejumlah Dokumen di Kantor Dishub Medan

KPK Sita Sejumlah Dokumen di Kantor Dishub Medan

Regional
Sambut Pelantikan, Foto Jokowi dan Ma'ruf Amin Diarak dengan Gerobak Sapi Lewat Malioboro

Sambut Pelantikan, Foto Jokowi dan Ma'ruf Amin Diarak dengan Gerobak Sapi Lewat Malioboro

Regional
Kecelakaan Tol Lampung, Vanessa Tarik Adiknya Agar Tak Ikut Terbakar

Kecelakaan Tol Lampung, Vanessa Tarik Adiknya Agar Tak Ikut Terbakar

Regional
Katupkan Kedua Tangan, Agus Piranhamas Motivator yang Tempeleng 10 Siswa Minta Maaf

Katupkan Kedua Tangan, Agus Piranhamas Motivator yang Tempeleng 10 Siswa Minta Maaf

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X