Jenazah Korban Tanjakan Emen Masih di RSHS

Kompas.com - 07/10/2011, 20:35 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

BANDUNG, KOMPAS.com — Tiga jenazah korban kecelakaan bus wisata di Tanjakan Emen, Subang, hingga kini masih berada di Kamar Mayat RS Hasan Sadikin, Bandung. Pihak rumah sakit belum bisa melakukan apa pun terhadap jenazah karena belum mendapat informasi dari pihak kepolisian.

Hal itu diungkapkan Humas RSHS Tengku Djumala Sari, Jumat (7/10/2011). Dia mengungkapkan bahwa empat jenazah korban kecelakaan bus baru diterima sekitar pukul 16.00.

"Jenazah korban warga negara Indonesia sudah diambil keluarga," kata Djumala.

Menurut data korban kecelakaan yang dirilis kepolisian, korban yang dimaksud adalah Sandra Melissa. Perempuan berusia 50 tahun yang beralamat di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, adalah pemandu wisata bagi para wisatawan.

Djumala menjelaskan, pihak rumah sakit belum dapat mengambil tindakan apa pun mengingat belum ada permohonan dari kepolisian. Sama halnya soal pihak yang nantinya mengambil jenazah. Dia menerangkan, bisa saja hal itu diwakilkan pihak kedutaan besar apabila keluarganya berhalangan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.