Sarudanjang Canangkan Gerakan Anti-Narkoba - Kompas.com

Sarudanjang Canangkan Gerakan Anti-Narkoba

Kompas.com - 29/09/2011, 12:21 WIB

MANADO, KOMPAS.com - Kemajuan pembangunan ekonomi dan pendidikan Sulawesi Utara nyaris tidak artinya jika angka pemakai narkoba, angka kriminalitas serta penderita HIV dan AIDS yang terus bertambah secara signifikan.

Oleh karena itu Gubernur Sulawesi Utara S.H Sarundajang mencanangkan gerakan anti narkoba, melibas miras dan mencegah penularan HIV-AIDS.

Hal itu diungkapkan Sarundajang di Manado Kamis (29/9/2011) menanggapi maraknya kasus kriminalitas di daerahnya. Tahun sebelumnya Sarundajang telah mencanangkan gerakan membangun tanpa korupsi di jajaran pemerintahan provinsi Sulut.  

Sarundajang menyatakan terkejut ketika mendapatkan data dari Ketua Badan Nasional Narkoba Gories Mere bahwa angka pengguna narkoba di Sulut mencapai 40.000 orang. Ini yang terdata bahwa pengguna narkoba ibarat gunung es yang mungkin jauh lebih banyak daripada ditemukan, katanya.

Sebelumnya Sarundajang menyatakan gusar dengan meningkatnya kasus pembunuhan dan penganiayaan akibat minuman keras. Dalam catatan kepolisian sepanjang bulan September terjadi 10 kasus pembunuhan setelah pelakunya meneguk minuman keras.

Oleh k arena itu ia meminta aparat kepolisian mengintensifkan razia minuman keras dan senjata tajam yang kini melanda anak-anak muda di daerahnya.

Kapolda Sulut Brigjen Carlo Tewu mengatakan kenaikan kriminalitas merupakan konsekwensi dari kemajuan ekonomi. Ia mengatakan sebagian besar kejahatan dilakukan setelah pelakunya meneguk minuman keras. "Kami terus melakukan pencegahan dan operasi mencegah kejahatan," katanya. 

 


EditorRobert Adhi Ksp

Terkini Lainnya

Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Internasional
Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Nasional
Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Regional
Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

Internasional
Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Nasional
Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Internasional
Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Internasional
Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Nasional
Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Regional
Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

Regional
Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Nasional
Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

Regional
Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

Internasional
Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

Internasional
Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

Regional

Close Ads X