Belum Dipastikan Kelebihan Muatan

Kompas.com - 21/09/2011, 12:27 WIB
EditorMarcus Suprihadi

DENPASAR, KOMPAS.com — Seperti diberitakan sebelumnya, para korban perahu terbalik di Bali ternyata merupakan rombongan yang baru pulang dari upacara ngaben di Desa Jungut Batu, Pulau Nusa Lembongan, Kabupaten Klungkung, Bali. Mereka memutuskan untuk langsung pulang dengan perahu jukung pada Rabu (21/9/2011) menjelang tengah malam.

"Dari beberapa penumpang di antaranya ada pemain angklung di upacara ngaben, tetapi kami belum yakin apakah peralatan musik itu diangkut semuanya dengan perahu itu," kata Kepala Kantor SAR Denpasar Ketut Parwa.

Mengenai dugaan terbaliknya perahu tersebut karena kelebihan muatan atau cuaca buruk, Parwa tidak dapat memastikan.

Perahu jukung bernama Sri Murah Rejeki itu memiliki panjang sekitar 20 meter. Perahu itu berlayar dari Jungut Batu menuju Toya Pakeh di Pulau Nusa Penida, Klungkung. Perahu terbalik sekitar 1 mil di sebelah utara Jungut Batu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.