Rel Ganda Prupuk-Bumiayu Segera Beroperasi

Kompas.com - 17/09/2011, 06:34 WIB
EditorMarcus Suprihadi

PURWOKERTO, KOMPAS.com- Jalur ganda lintasan kereta api antara Prupuk Kabupaten Banyumas dan Bumiayu di Kabupaten Brebes sepanjang 17,8 kilometer siap beroperasi akhir September. Saat ini, pengerjaan proyek sudah masuk tahap penyelesaian dengan memastikan fungsi persinyalan dalam kondisi bagus.

Manajer Humas PT Kereta Api Daerah Operasional V Purwokerto, Surono. mengatakan, saat ini Satuan Kerja Jalur Ganda Cirebon-Kroya dari Kementerian Perhubungan telah menyelesaikan pembangunan jalur ganda koridor Prupuk Bumiayu yang termasuk dalam segmen II proyek double track Cirebon-Kroya yang dilaksanakan secara simultan pada 2010-2011. "Jalur ganda koridor ini akan mulai dioperasikan 27 September 2011," terangnya.

Sejalan dengan pembangunan jalur ganda itu, Satker Jalur Ganda Cirebon-Kroya juga membangun jalur parkir baru di tiga stasiun, masing-masing stasiun Prupuk, Linggapura, dan Bumiayu.

Pembangunan jalur baru tersebut untuk mengantisipasi penambahan lalu lintas KA yang dipastikan bertambah dengan selesainya jalur ganda ini. Penambahan jalur parkir di stasiun Prupuk dari lima jalur parkir menjadi enam jalur, di stasiun Linggapura dari dua jalur parkir menjadi empat jalur, dan di stasiun Bumiayu dari tiga jalur parkir menjadi empat jalur.

Selain itu, penambahan jalur parkir juga dimaksudkan untuk lebih menjamin keamanan, keselamatan, dan kelancaran operasi perjalanan KA.

"Penambahan jalur parkir di stasiun sesuai kebutuhan ideal diharapkan menekan  penahanan kereta api di muka sinyal masuk stasiun untuk menunggu pengosongan jalur bagi KA yang akan masuk stasiun," jelas Surono.

Dengan beroperasinya jalur ganda Prupuk-Bumiayu yang terdiri dari dua petak jalan, masing-masing Prupuk Linggapura (11,3 km) dan Linggapura Bumiayu (6,5 km), maka jalur ganda koridor Prupuk Puwokerto tinggal menyisakan satu petak lagi, yakni antara Bumiayu dan Kretek sepanjang 11,1 km.

Kurangi beban

Jalan proyek ini tinggal menunggu penyelesaian jembatan Sakalibel (jembatan sungai Keruh) di KM 313+434 sebelah timur stasiun Bumiayu sepanjang 280 meter. Pembangunan jembatan kontruksi beton dengan enam pilar tersebut dijadwalkan selesai awal Oktober 2011.

Menurut Surono, jalur ganda petak Bumiayu-Kretek yang merupakan petak terakhir pada lintas Prupuk-Purwokerto direncanakan beroperasi 10 Oktober 2011. "Jika petak ini beroperasi, maka secara keseluruhan lintas Prupuk-Purwokerto sudah menggunakan jalur ganda," terangnya.

Dihubungi terpisah, Ketua Forum Perkeretaapian Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno mengatakan, infrastruktur jalur rel KA ganda di lintas utara dan selatan Jawa harus segera dituntaskan agar bisa mendukung rencana PT KA menggenjot bisnis angkutan barang. "Kalau mau mengurangi beban jalan raya, termasuk kemacetan yang menyebabkan banyak kecelakaan, memang harus dikembangkan transportasi massal berbasis rel, baik untuk angkutan KA barang/logistik maupun penumpang," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DPRD Gelar Sidang Paripurna Pemberhentian Wakil Wali Kota Probolinggo MS Subri

DPRD Gelar Sidang Paripurna Pemberhentian Wakil Wali Kota Probolinggo MS Subri

Regional
Ganjar Optimistis Vaksinasi Tahap Pertama di Jateng Selesai Sebelum 28 Januari 2021

Ganjar Optimistis Vaksinasi Tahap Pertama di Jateng Selesai Sebelum 28 Januari 2021

Regional
Ahli Virologi Kritik Acara PDI-P Bali: Itu Bukan Contoh yang Baik, Jangan Ditiru

Ahli Virologi Kritik Acara PDI-P Bali: Itu Bukan Contoh yang Baik, Jangan Ditiru

Regional
Viral Video Pasangan Remaja Mesum di Atas Motor, Terekam CCTV Hotel di Tasikmalaya

Viral Video Pasangan Remaja Mesum di Atas Motor, Terekam CCTV Hotel di Tasikmalaya

Regional
Pemkot Tegal Berencana Buka Bioskop 1 Februari, IDI Kritik: Pasien Covid-19 Masih Banyak

Pemkot Tegal Berencana Buka Bioskop 1 Februari, IDI Kritik: Pasien Covid-19 Masih Banyak

Regional
Luka Kerusuhan 2019 Belum Hilang, Dewan Adat Papua Desak Polisi Tindak Ambroncius Nababan

Luka Kerusuhan 2019 Belum Hilang, Dewan Adat Papua Desak Polisi Tindak Ambroncius Nababan

Regional
Fakta Suami Jebak Istri Bawa Sabu agar Ditangkap Polisi, Berawal dari Hendak Digugat Cerai

Fakta Suami Jebak Istri Bawa Sabu agar Ditangkap Polisi, Berawal dari Hendak Digugat Cerai

Regional
Bupati Gunungkidul dan Wakilnya Tak Ikut Divaksin Covid-19 Kamis Besok

Bupati Gunungkidul dan Wakilnya Tak Ikut Divaksin Covid-19 Kamis Besok

Regional
Dokter JF Punya Riwayat Jantung tapi Tetap Divaksin, Ini Penjelasan Satgas Covid-19

Dokter JF Punya Riwayat Jantung tapi Tetap Divaksin, Ini Penjelasan Satgas Covid-19

Regional
Heboh Penemuan Kerangka Manusia Utuh di Perbukitan Hutan Jepara

Heboh Penemuan Kerangka Manusia Utuh di Perbukitan Hutan Jepara

Regional
Ibu Hamil 7 Bulan Ditangkap Polisi gara-gara Nekat Jualan Sabu di Warung Kopi

Ibu Hamil 7 Bulan Ditangkap Polisi gara-gara Nekat Jualan Sabu di Warung Kopi

Regional
Kronologi Sugiyanti Tewas dan Jenazahnya Ditemukan di Mulut Buaya

Kronologi Sugiyanti Tewas dan Jenazahnya Ditemukan di Mulut Buaya

Regional
Oknum Pendamping PKH di Cianjur Korupsi Dana Bansos hingga Ratusan Juta Rupiah

Oknum Pendamping PKH di Cianjur Korupsi Dana Bansos hingga Ratusan Juta Rupiah

Regional
Nenek 81 Tahun Ditemukan Tewas di Kebun, Pembunuhnya Ternyata Cucu Sendiri

Nenek 81 Tahun Ditemukan Tewas di Kebun, Pembunuhnya Ternyata Cucu Sendiri

Regional
Solo Terima 11.500 Dosis Vaksin Covid-19 Tahap Kedua

Solo Terima 11.500 Dosis Vaksin Covid-19 Tahap Kedua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X