Petasan Meledak, Telapak Sopir Truk Pun Berlubang - Kompas.com

Petasan Meledak, Telapak Sopir Truk Pun Berlubang

Kompas.com - 02/09/2011, 01:12 WIB

BENGKULU, KOMPAS.com — Seorang sopir truk dari Desa Medan Jaya, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menderita cedera di kedua telapak tangannya setelah petasan yang dimainkan meledak.

"Sopir truk yang menderita luka bakar akibat petasan bernama Heldi (36), asal Desa Medan Jaya," kata perawat dari Pusat Kesehatan Masyarakat B Simanjuntak, di Mukomuko, Kamis (1/9/2011).

Menurut dia, korban bersama anak-anaknya sedang bermain petasan di lantai dua rumahnya. "Petasan yang dimainkan oleh korban berukuran besar dengan harga Rp 150.000 per batang," kata dia menambahkan.

Saat korban sedang asyik bermain, petasan tiba-tiba yang mengeluarkan ledakan di udara hanya dua dari delapan ledakan. Karena yakin petasan tidak lagi meledak, korban memberanikan diri untuk tidak lagi bermain dengan meletakkan di telapan kedua tangan.

Namun, petasan mendadak mengeluarkan sisa ledakan dan mengenai kedua telapak tangannya. Simanjuntak menjelaskan, korban sempat dirawat selama dua jam di puskesmas setempat. Setelah proses pengobatan selesai, korban diperbolehkan pulang ke rumahnya.

"Saat ini luka korban sudah bisa ditangani, dan tidak perlu dirujuk di puskesmas," kata dia.

Namun, proses pengobatan kepada korban tetap dilakukan untuk menjaga jangan sampai luka di tangan korban menjadi parah.

Menurut keterangan dari Simanjuntak, telapak antara jempol dan telunjuk jari tangan kanan korban terdapat lubang yang sangat besar dan lima jari tangan kiri korban juga mengalami luka bakar yang sangat parah.

"Korban cepat dibawa dan diberikan pertolongan oleh tenaga medis di puskesmas setempat sehingga tangan dan jarinya masih bisa diselamatkan. Kalau saja korban terlambat diberikan pertolongan setelah kena ledakan petasan, akan lebih parah," ujarnya.


EditorBenny N Joewono

Terkini Lainnya

Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Internasional
Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Nasional
Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Regional
Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

Internasional
Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Nasional
Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Internasional
Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Internasional
Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Nasional
Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Regional
Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

Regional
Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Nasional
Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

Regional
Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

Internasional
Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

Internasional
Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

Regional

Close Ads X