Ganggu Takbiran, Anggota Geng Motor Diringkus - Kompas.com

Ganggu Takbiran, Anggota Geng Motor Diringkus

Kompas.com - 31/08/2011, 04:13 WIB

KOMPAS.com, MEDAN — Anggota Kepolisian Resor Kota Medan menangkap enam orang anggota geng motor yang diduga melakukan penganiayaan warga pada malam takbiran, Rabu (31/8/2011) dini hari.

Penangkapan tersebut diawali dengan aksi kejar-kejaran anggota Brimob setempat terhadap salah satu anggota geng motor yang menggunakan sepeda motor Yamaha Mio bernomor polisi BK 5625 PAD. Pelaku diduga ikut dalam pengeroyokan terhadap warga di Jalan Setia Budi, tak jauh dari lokasi penangkapan.

Saat pengejaran berlangsung, anggota geng motor ini menabrak petugas Brimob yang sedang mengejarnya. Keduanya terjatuh hingga anggota Brimob berhasil meringkusnya.

Tak lama setelah itu, lima orang lain anggota geng motor juga diringkus polisi di SPBU Petronas, Jalan Ringroad, Medan, Rabu sekitar pukul 02.10 WIB. Penangkapan ini dipimpin langsung oleh Kepala Polres Kota Medan Komisaris Besar Tagam Sinaga.

Kelima anggota geng motor tersebut adalah satu kelompok dengan pemuda yang sebelumnya sudah ditangkap 10 menit sebelumnya. Mereka diduga menyerang warga yang sedang takbiran tanpa sebab yang jelas di Jalan Setia Budi, Simpang Pasar VI, Medan, sekitar pukul 01.00 WIB.

Selain menyerang warga, geng motor juga merusak pos polisi di simpang Jalan Iskandar Muda-Jalan Jamin Ginting. Keenam tersangka langsung diboyong ke Mako Brimob, Jalan Wahid Hasyim, Medan. (Arifin Al Alamudi)


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorLaksono Hari W

    Terkini Lainnya

    Sandiaga Beberkan Alasan Tak Tunjuk PNS Jadi Komisaris Utama di PT Delta Djakarta

    Sandiaga Beberkan Alasan Tak Tunjuk PNS Jadi Komisaris Utama di PT Delta Djakarta

    Megapolitan
    Banyak TKA Ilegal, Komisi IX DPR Minta Pemerintah Bentuk Tim Pengawas di Daerah

    Banyak TKA Ilegal, Komisi IX DPR Minta Pemerintah Bentuk Tim Pengawas di Daerah

    Nasional
    Digelar Sebulan, Art Jog 2018 Gelar 83 Penampilan dan Hadirkan Seniman Mulyana

    Digelar Sebulan, Art Jog 2018 Gelar 83 Penampilan dan Hadirkan Seniman Mulyana

    Regional
    Dirjen Imigrasi Sebut Perpres TKA Hanya Sederhanakan Birokrasi

    Dirjen Imigrasi Sebut Perpres TKA Hanya Sederhanakan Birokrasi

    Nasional
    AS Berharap Pertemuan Dua Korea Hasilkan Perdamaian

    AS Berharap Pertemuan Dua Korea Hasilkan Perdamaian

    Internasional
    Peluang JK Kembali Jadi Cawapres Hanya Melalui Amandemen UUD 1945

    Peluang JK Kembali Jadi Cawapres Hanya Melalui Amandemen UUD 1945

    Nasional
    Panitia Larang Atribut Politik dalam Acara 'Untukmu Indonesia' di Monas

    Panitia Larang Atribut Politik dalam Acara "Untukmu Indonesia" di Monas

    Megapolitan
    Diduga Korban Tanah Longsor, Dua Kerangka Manusia Ditemukan di Ponorogo

    Diduga Korban Tanah Longsor, Dua Kerangka Manusia Ditemukan di Ponorogo

    Regional
    Senyum Kim dan Moon Saat Bergandengan Tangan Lewati Garis Perbatasan

    Senyum Kim dan Moon Saat Bergandengan Tangan Lewati Garis Perbatasan

    Internasional
    12 Jembatan Penyeberangan di Sudirman-Thamrin Bakal Dibuat Kekinian

    12 Jembatan Penyeberangan di Sudirman-Thamrin Bakal Dibuat Kekinian

    Megapolitan
    Gerindra dan PKS Dirikan Sekretariat Bersama Pemenangan Prabowo

    Gerindra dan PKS Dirikan Sekretariat Bersama Pemenangan Prabowo

    Nasional
    Dilarang Disparbud, Panitia 'Untukmu Indonesia' Tetap Akan Bagikan Sembako di Monas

    Dilarang Disparbud, Panitia "Untukmu Indonesia" Tetap Akan Bagikan Sembako di Monas

    Megapolitan
    Pemerintah dan DPR Belum Sepakat soal Definisi Terorisme, Pembahasan RUU Diperpanjang

    Pemerintah dan DPR Belum Sepakat soal Definisi Terorisme, Pembahasan RUU Diperpanjang

    Nasional
    Sopir Kopaja Mabuk Berujung Kecelakaan dengan Honda HR-V di Rasuna Said

    Sopir Kopaja Mabuk Berujung Kecelakaan dengan Honda HR-V di Rasuna Said

    Megapolitan
    Sepi Pembeli, Pedagang Blok G Ini Tutup Lapak Baju Koko Jelang Ramadhan

    Sepi Pembeli, Pedagang Blok G Ini Tutup Lapak Baju Koko Jelang Ramadhan

    Megapolitan

    Close Ads X