Tambang Emas Purwakarta Dihidupkan Lagi

Kompas.com - 20/08/2011, 12:50 WIB
EditorNasru Alam Aziz

PURWAKARTA, KOMPAS.com — Sebuah kawasan tambang yang dipercaya memiliki kandungan emas dan timah hitam di Kampung Ciseuti, Desa Tanjursindang, Kecamatan Sukatani, Purwakarta, Jawa Barat, dihidupkan lagi setelah sempat akan dihentikan secara total pada akhir tahun 2010. Tambang seluas 230 hektar ini sudah mendapatkan izin usaha pertambangan dari Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi.

"Kami berikan izin lagi karena sudah ada kejelasan pemodal baru. Pemodal yang lama sudah pergi," ujar Dedi, Sabtu (20/8/2011), di Purwakarta.

Menurut Dedi, tambang emas tersebut akan dikerjakan oleh perusahaan lama, tetapi sudah dibeli oleh pemodal baru. Perusahaan yang melaksanakan pertambangan adalah PT Mas Rusyati Abadi, tetapi sekarang pemodalnya berbeda.

"Pemodalnya adalah putra Pak Arifin Panigoro, Helmi Panigoro. Jadi, saya berikan izin lagi. Pemodal lama tidak jelas karena tidak ada aktivitas tambangnya," ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Purwakarta sempat akan menutup lokasi penggalian emas milik PT Mas Rusyati Abadi itu. Pasalnya, selama lebih dari lima tahun sejak izin ekploitasi dikeluarkan, perusahaan yang memiliki kuasa pertambangan tersebut belum menunjukkan hasil.

PT Mas Rusyati Abadi mengajukan izin eksploitasi pertambangan emas dan mineral serta ikutannya sejak tahun 1998, tetapi hingga sekarang tidak membuahkan hasil. Lokasi penambangan itu pun digarap oleh masyarakat secara berkelompok sebagai pencari emas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.