Razia Parsel di Cirebon, Setengah Hati

Kompas.com - 18/08/2011, 13:10 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

CIREBON, KOMPAS.com - Razia parcel oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cirebon terkesan dilakukan setengah hati. Dari sekian banyak aktivitas penjualan parsel, Disperindag hanya memeriksa dua toko, Kamis (18/8/2011).

Dua toko penjualan parsel yang dirazia adalah Toko Sinarjaya dan Toko Parsel 51 yang berada di Jalan Pekiringan, Kota Cirebon. Dari razia itu petugas hanya menemukan permen yang tanpa disertai batas kadaluarsa.

Setelah itu, dengan alasan ditelepon kepala dinas, razia pun dianggap selesai dan petugas Disperindag pulang ke kantornya.  "Tadi Kepala Dinas telepon, jadi razia ini kita anggap selesai," kata Kepala Seksi Industri Perdagangan Dam Negeri (Kasi IPDN) Aceng M Yunus.

Soal hasil razia, Aceng mengaku tidak menemukan pelanggaran yang dilakukan pedagang. "Tadi memang ada permen yang tanpa disertai keterangan kadaluarsa. Permen itu sudah kami amankan," jelas Aceng.

Uci (34), pemilik Toko Parsel 51, megaku sudah tujuh tahun menekuni penjualan parcel. Dan, selama itupula ia sangat selektif menyediakan bahan-bahan untuk parsel tersebut. "Kalau sehari-hari toko sebenarnya hanya garasi mobil saja. Tapi setiap bulan puasa jelang lebaran diubah jadi tempat jual parsel," kata Uci.

Sementara itu, berdasar pantauan, di Kota Cirebon terdapat banyak penjual parsel. Bahkan beberapa minimarket juga memajang dagangan "baru" tersebut. Hanya saja, para pedagangan musiman tersebut belum 'tersentuh' razia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X