Buruh di Berau Tuntut Upah dan THR

Kompas.com - 11/08/2011, 18:54 WIB
EditorAgus Mulyadi

BERAU, KOMPAS.com - Sekitar 600 buruh pabrik kertas PT Kertas Nusantara, di Berau, Kalimantan Timur, menuntut pembayaran upah, tunjangan hari raya, dan upah selama mereka dulu pernah dirumahkan.

Hari Kamis (11/8) ini mereka mendatangi kantor Dinas Tenaga Kerja Berau dan menemui Bupati Berau, Makmur HAPK.  

Mereka mengawali aksi di kantor Disnaker Berau, kemudian berjalan ke kantor bupati. Aksi itu merupakan kelanjutan unjuk rasa yang mereka sebelumnya di pabrik kertas besar itu, yang juga karena upah.

Para buruh mengadu, karena upah bulan Juli belum diberikan, padahal pabrik menjanjikan upah dibayar 5 Agustus. Buruh juga mendesak tunjangan hari raya (THR) yang juga belum diterima. Selain itu, pabrik juga belum membayar upah tahap ketiga (terakhir) yakni 40 persen, ketika mereka dirumahkan selama 18 bulan (sampai Desember 2008). Pabrik baru membayar dua kali yang masing-masing 30 persen.

Masalah, Ketua Serikat Pekerja perusahaan tersebut di kantor Gubernur Berau, mengatakan, yang diinginkan sebenarnya masalah kecil yang mestinya bisa diselesaikan perusahaan. Karena tidak kunjung menemukan solusi, para buruh berharap bantuan Pemkab Berau.  

Bupati Berau, Makmur HAPK, yang menemui perwakilan buruh, kemudian mengontak langsung pihak manajemen pabrik. Bupati berjanji memfasilitasi. Pihak perusahaan menjanjikan upah Juli akan dibayarkan hari ini.

Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Kesejahteraan Pekerja Disnaker Berau, Haris, menambahkan, pihaknya telah bertemu dengan PT Kertas Nusantara. Upah Bulan Juli dibayar Kamis ini.

"Untuk THR dan sisa pembayaran, ini hanya masalah teknis transfer perusahaan, bukan kesengajaan perusahaan," ujar Haris.

Dikonfirmasi terpisah, Jimi, perwakilan manajemen PT Kertas Nusantara, membenarkan apa yang disampaikan Haris.

"Prinsipnya manajemen berusaha, mencari jalan keluar," katanya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.