Pasca-17 Orang Tewas, Puncak Jaya Mulai Stabil

Kompas.com - 31/07/2011, 20:44 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

JAYAPURA, KOMPAS.com — Situasi di Puncak Jaya, Papua, Minggu (31/7/2011), sudah bisa dikendalikan aparat kepolisian di Puncak Jaya, Papua. Bentrokan antar-pendukung berkaitan dengan pemilihan kepala daerah di Puncak Jaya itu menewaskan 17 orang.

Kepala Humas Polda Papua Kombes Wachjono menyampaikan hal itu kepada Kompas, Minggu pukul 20.10. "Situasinya sudah bisa dikendalikan. Kalau cuaca memungkinkan, Senin akan dikirim satu peleton Brimob," kata Wahjono.

Minggu malam, pengamanan di kantor KPU dan kantor polsek diserahkan kepada Brimob dari Puncak Jaya. Sebanyak 14 anggota Brimob berjaga di sana.

Bentrok antarwarga itu terjadi karena ketidakpuasan warga pendukung Elvis Tabuli dan Simon Alom. Bentrokan terjadi ketika kelompok Simon Alom berniat melakukan klarifikasi ke KPU, tetapi ditolak.

Klarifikasi diminta karena pencalonan Simon Alom ditolak KPU karena salah satu parpol pengusungnya menarik dukungan. Menurut Wachjono, bentrokan terjadi pada Sabtu dan Minggu pagi.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X