Rumah Apo Masih Keluarkan Bau Menyengat

Kompas.com - 30/07/2011, 03:05 WIB
EditorErlangga Djumena

BANDUNG, KOMPAS.com — Rumah milik Apo (66) di Desa Banjaran Wetan, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, hingga Jumat (28/7/2011) pukul 23.00 masih mengeluarkan bau tidak sedap. Di sana, Apo serta istrinya bernama Lilis (60) dan cucunya, Keisha (4), ditemukan sudah menjadi mayat.

Rumah yang berada di tepi Jalan Raya Banjaran itu dipadati oleh warga sekitar hingga meluber ke sekitarnya. Garis polisi langsung dibentangkan dan mobil identifikasi diparkirkan di halamannya.

Menurut keterangan yang dikumpulkan, tiga mayat itu diduga dibunuh sejak 5-6 hari. Apo dibunuh di kamar tidur utama, sementara Lilis dan Keisha di kamar tidur tamu. Tiga mayat itu kemudian disatukan di ruang tengah.

Kapolres Bandung Ajun Komisaris Besar Sony Sonjaya mengungkapkan bahwa ada mobil milik Apo yang hilang, yakni Suzuki Karimun. Kejadian kemungkinan besar berlangsung pada malam hari saat ketiga korban tertidur lelap. "Penyidikan masih dilakukan. Belum ada kepastian apakah pelakunya orang dekat. Yang jelas tidak ada kunci yang dirusak," kata Sony.

Jenazah dibawa ke RSHS untuk otopsi. Sementara itu, orangtua Keisha yang berada di Kalimantan dikabarkan sedang menuju Bandung.

Menurut penuturan warga setempat, rumah yang digunakan Apo dikontrak selama 5 tahun untuk kantor pegadaian. Apo baru masuk kembali menempati rumah itu sejak Senin (25/7/2011).

 

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X