Main Ketoprak, Bupati Kaget "Disembah"

Kompas.com - 24/07/2011, 15:39 WIB
EditorKistyarini

KENDAL, KOMPAS.com — Bupati Kendal Jawa Tengah, Widya Kandi Susanti, bermain dalam ketoprak berjudul Sumpah Palapa yang digelar di Alun-alun Kota Kendal, Sabtu (23/7/2011) malam. Widya berperan sebagai Tri Buana Tungga Dewi.

Sementara para adipatinya diperankan oleh para kepala dinas, kantor, dan bagian serta resi yang diperankan pimpinan muspida.

Beberapa dialog dalam pertunjukan itu mengundang tawa penonton. Pasalnya, dialog itu sering kali menyinggung soal kerja kesehariannya sebagai pejabat sehingga tidak sedikit adipati yang dimainkan oleh kepala dinas tersebut gagap menjawab.

"Apakah uang pungutan sumbangan pembangunan sekolah-sekolah negeri, baik sekolah dasar dan sekolah menengah pertama, sudah dikembalikan ke wali murid? Kalau belum, secepatnya harus dikembalikan. Sebab, itu menyalahi aturan," tanya Tri Buana kepada Adipati Kediri yang dimainkan oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Dwiyanto.

Penonton langsung bertepuk tangan saat mendengar pernyataan sang ratu.

Tak mau kalah, sang adipati memberi jawaban tegas. "Saya sudah memerintahkan kepada sekolah yang bersangkutan supaya mengembalikan uang SPI tersebut, Kanjeng Ratu."

Sentilan lain yang mengundang tawa penonton adalah ketika para resi memberi laporan kepadanya. Setiap kali melaporkan, para resi mengawali dengan ucapan, "Sembah Kanjeng Ratu."

"Wah, baru kali ini saya disungkemi sama Pak Kajari, Pengadilan Negeri, dan Dandim," begitu celetukan Widya dalam perannya sebagai ratu.

Pentas ketoprak yang diselenggarakan oleh Forum Persaudaraan Bangsa Indonesia (FPBI) dan Forum Komunikasi Media Tradisional (FK Metra) Kabupaten Kendal ini dalam rangka memperingati hari jadi ke-406 Kabupaten Kendal.

Pergelaran kesenian tradisional ini, selain melibatkan para pejabat daerah, juga diikuti warga berbagai etnis, termasuk warga keturunan Tionghoa dan Arab.

"Pentas ketoprak spektakuler dengan lakon Gajah Mada ini adalah ketoprak pembaharuan. Sebab, dimainkan oleh semua etnis. Ini untuk menjaga kerukunan antarumat beragama dan masyarakat Kabupaten Kendal pada umumnya," kata Widya Kandi yang ditemui seusai pertunjukan.

Meskipun capek, lanjut Widya, dia sangat suka menikmati keterlibatannya dalam pentas ketoprak ini. Apalagi, warganya bisa menyaksikan pertunjukan itu.

"Kalau ada kesempatan, kami akan main lagi," akunya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baru Lulus STM, Pemuda Ini Gagal Begal Sopir Taksi Online di Solo

Baru Lulus STM, Pemuda Ini Gagal Begal Sopir Taksi Online di Solo

Regional
Buron Selama 8 Bulan, Pembunuh Wanita Pemandu Lagu Tertangkap

Buron Selama 8 Bulan, Pembunuh Wanita Pemandu Lagu Tertangkap

Regional
Dua Kakak Kandung Pembunuh Gadis 16 Tahun di Bantaeng Dituntut 12 Tahun dan 6 Tahun Penjara

Dua Kakak Kandung Pembunuh Gadis 16 Tahun di Bantaeng Dituntut 12 Tahun dan 6 Tahun Penjara

Regional
Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Jalan Raya, Diduga Korban Tabrak Lari

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Jalan Raya, Diduga Korban Tabrak Lari

Regional
Jalan Ambles Terjadi di Lintas Penghubung Riau dan Sumbar

Jalan Ambles Terjadi di Lintas Penghubung Riau dan Sumbar

Regional
Pengibaran 1000 Bendera Merah Putih di Hari Sumpah Pemuda, Merawat Perbedaan

Pengibaran 1000 Bendera Merah Putih di Hari Sumpah Pemuda, Merawat Perbedaan

Regional
Kemunculan Binatang yang Dikira Beruang Membuat Heboh Warga di Agam

Kemunculan Binatang yang Dikira Beruang Membuat Heboh Warga di Agam

Regional
Laporkan Sahbirin Noor ke Bawaslu Kalsel, Denny Indrayana Gandeng Bambang Widjojanto

Laporkan Sahbirin Noor ke Bawaslu Kalsel, Denny Indrayana Gandeng Bambang Widjojanto

Regional
Sumpah Pengasong untuk Mandiri di Hari Sumpah Pemuda

Sumpah Pengasong untuk Mandiri di Hari Sumpah Pemuda

Regional
Video Viral Penumpang Pesawat Berjubel Bandara Makassar Tanpa Protokol Kesehatan, Ini Kata AP 1

Video Viral Penumpang Pesawat Berjubel Bandara Makassar Tanpa Protokol Kesehatan, Ini Kata AP 1

Regional
Kasus Baru Covid-19 di Kulon Progo Didominasi Kontak Erat Pelaku Perjalanan

Kasus Baru Covid-19 di Kulon Progo Didominasi Kontak Erat Pelaku Perjalanan

Regional
Satgas Covid-19 Kota Sorong Tindak 2.735 Pelanggar Kesehatan, Terkumpul Rp 48,3 Juta Denda

Satgas Covid-19 Kota Sorong Tindak 2.735 Pelanggar Kesehatan, Terkumpul Rp 48,3 Juta Denda

Regional
147.000 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Saat Menjelang Libur Panjang

147.000 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Saat Menjelang Libur Panjang

Regional
Hujan Deras, Atap Sentra Kuliner di Malang Tiba-tiba Roboh

Hujan Deras, Atap Sentra Kuliner di Malang Tiba-tiba Roboh

Regional
Komunitas Tari Rayakan Ulang Tahun, 18 Orang Positif Corona

Komunitas Tari Rayakan Ulang Tahun, 18 Orang Positif Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X