Penembak Norwegia Ekstremis Sayap Kanan

Kompas.com - 23/07/2011, 11:47 WIB
EditorRobert Adhi Kusumaputra

KOMPAS.com — Insiden penembakan terhadap peserta kemping pemuda Partai Buruh Norwegia di Pulau Utoya yang menewaskan sedikitnya 80 orang menyisakan pertanyaan. Siapakah pelaku penembakan sadis itu?

Kepolisian Norwegia, Sabtu (23/7/2011), merilis nama tersangka pelaku penembakan, yang saat insiden mengenakan seragam polisi, diidentifikasi sebagai Andres Behring Breivik, seorang ekstremis sayap kanan.

Kepala Kepolisian Norwegia Sveinung Sponheim mengatakan belum tahu jelas apakah Breivik memiliki hubungan dengan ekstremis Islam. Namun, lelaki berusia 32 tahun ini juga terlihat di Oslo beberapa saat sebelum terjadi ledakan bom di pusat ibu kota Norwegia.

Belum diketahui motivasi Breivik menembaki anak-anak muda, yang menyelamatkan diri dengan masuk ke air. Namun, banyak spekulasi yang menyebutkan sasarannya adalah pemerintahan liberal Perdana Menteri Jens Stoltenberg.

Polisi punya alasan untuk percaya bahwa ada kaitan antara ledakan di Oslo dan penembakan di Utoya. Breivik mempunyai bisnis di Rena, di timur Norwegia. Ia diizinkan memesan sejumlah besar ammnium nitrate fertilizer, bahan dasar yang digunakan untuk bahan peledak. Pihak berwenang sedang menyelidiki apakah bahan kimia itu digunakan untuk pengeboman di Oslo.

Facebook atas nama Breivik memuat informasi soal agamanya Kristen, politiknya konservatif. Breivik senang berburu, bermain video games World of Warcraft dan Modern Warfare 2, juga membaca buku The Prince karya Marchiavelli dan buku 1984 karya George Orwell.

Pihak berwenang Norwegia meyakini jika sejumlah turis berada di pusat kota Oslo ketika ledakan bom terjadi, jumlah korban bisa lebih banyak. Namun, pada hari ini banyak orang Norwegia yang berlibur dan tidak berada di kantornya saat akhir pekan. "Untunglah, kawasan pusat kota pada saat itu lengang," kata Stale Sandberg, yang bekerja di kantor pemerintah, hanya beberapa blok dari kantor PM.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pejabat antiteroris Amerika mengatakan, ekstremis Norwegia diduga terlibat dalam aksi ini. Namun, militan Islam, khususnya Ansar al-Jihad al-Alami, atau Bantuan Jihad Global, disebut sejumlah analis ikut bertanggung jawab atas serangan itu. Kelompok ini sebelumnya tidak dikenal bahkan tidak eksis.

Ada beberapa alasan mengapa teroris kemungkinan terlibat dalam teror Norwegia ini. Pada tahun 2004 dan 2008, pemimpin nomor dua Al Qaeda, Ayman al-Zawahri, yang kini mengambil posisi Osama bin Laden, pernah mengancam Norwegia karena mendukung operasi militer NATO di Afganistan. Norwegia mengirimkan 550 serdadu dan 3 helikopter di utara Afganistan.

Pemimpin Muslim di Norwegia, Mehtab Afsar, mengecam serangan brutal itu. "Ini adalah negara kami, tanah kelahiran kami," kata Sekjen Dewan Islam Norwegia. "Saya mengutuk serangan ini, Dewan Islam Norwegia mengutuk orang-orang yang berada di balik serangan ini," tandasnya. (New York Times/KSP)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.