Diduga Beradegan Mesum, Hakim Diperiksa - Kompas.com

Diduga Beradegan Mesum, Hakim Diperiksa

Kompas.com - 22/07/2011, 21:21 WIB

BANGKA, KOMPAS.com - Pengadilan Negeri Bangka memeriksa salah seorang hakim berinisial AI. Pemeriksaan itu terkait peredaran foto pria yang wajahnya mirip AI dan sedang melakukan adegan tidak senonoh.

Humas Pengadilan Negeri Bangka Heneng Punjadi mengatakan, hakim AI akan dimintai keterangannya oleh tim internal PN Bangka. "Jika pria di foto itu adalah AI, maka akan ada sanksi. Hasil pemeriksaan akan diserahkan ke atasan yang nanti juga akan memutuskan sanksi bagi yang bersangkutan, ujarnya di Bangka," Jumat (22/7/2011).

Ada tiga foto yang menghebohkan warga Bangka dan beredar di jejaring sosial Facebook dengan nama akun IS. Dalam tiga foto itu, pria yang wajahnya mirip hakim AI melakukan adegan tidak senonoh dengan perempuan yang diketahui bukan istrinya.

Beberapa pegawai di PN Bangka menyatakan tidak kenal siapa perempuan dalam foto itu. "Saya memang sudah melihat foto itu. Tetapi, kami tetap harus menunggu hasil pemeriksaan tim yang sudah dibentuk," ujar Heneng.

Sementara hakim AI tidak terlihat di PN Bangka. Telepon selulernya tidak aktif. Menurut Heneng, hakim itu sedang tidak bertugas. "Kami juga masih menunggu yang bersangkutan masuk kantor," tutur Heneng.

Awasi Jaksa

Sementara Kepala Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung I Putu Gede Djeladha meminta publik mengawasi jaksa. Pasalnya, tim pengawasan internal kejaksaan terbatas. Kami berusaha keras menjaga jaksa tetap profesional.

"Pengawasan internal salah satu cara menjaga profesionalisme itu. Tetapi, kami punya keterbatasan," ujarnya di sela peringatan Hari Adhyaksa di Pangkal Pinang, Jumat.

Pengawasan itu diperlukan untuk mendorong proses transparansi kejaksaan. Transparansi dan profesionalisme kejaksaan pada akhirnya akan menguntungkan masyarakat. Kalau jaksa profesional, penegakan hukum akan sesuai aturan. "Masyarakat diuntungkan kalau kondisinya bisa seperti itu," tuturnya.

Namun, Djeladha juga mengingatkan agar masyarakat juga mengawasi warga yang mencoba menggoda jaksa. "Pada beberapa kasus, jaksa melanggar aturan karena ada tawaran dari oknum warga. Jaksa juga manusia yang mungkin bisa khilaf," ujarnya.


EditorBenny N Joewono

Terkini Lainnya

Kim Jong Un Jenguk Korban Kecelakaan Bus Wisata di Rumah Sakit

Kim Jong Un Jenguk Korban Kecelakaan Bus Wisata di Rumah Sakit

Internasional
Bantah Ada Intimidasi, Polisi Tuding Bos First Travel Berbohong

Bantah Ada Intimidasi, Polisi Tuding Bos First Travel Berbohong

Nasional
Rhoma Irama Sebut Sudirman Said Penuhi Kriteria Pemimpin Muslim

Rhoma Irama Sebut Sudirman Said Penuhi Kriteria Pemimpin Muslim

Regional
Kelompok Pengedar Uang Palsu Diringkus Polisi, Dua di Antaranya Pelajar dan Mahasiswa

Kelompok Pengedar Uang Palsu Diringkus Polisi, Dua di Antaranya Pelajar dan Mahasiswa

Regional
Pengakuan Gatot Nurmantyo soal Kedekatannya dengan Tomy Winata dan Logistik Pencapresan

Pengakuan Gatot Nurmantyo soal Kedekatannya dengan Tomy Winata dan Logistik Pencapresan

Nasional
Saat Perwakilan Ojek Online Se-Indonesia Mengadu ke DPR

Saat Perwakilan Ojek Online Se-Indonesia Mengadu ke DPR

Megapolitan
Elektabilitas Jokowi Meningkat, PSI Fokus Tangkal Isu Hoaks Kebijakan Pemerintah

Elektabilitas Jokowi Meningkat, PSI Fokus Tangkal Isu Hoaks Kebijakan Pemerintah

Nasional
Jaksa Minta Waktu 2 Minggu Susun Tuntutan First Travel

Jaksa Minta Waktu 2 Minggu Susun Tuntutan First Travel

Nasional
Sempat Buron, Pelaku Penembakan di Nashville Ditangkap

Sempat Buron, Pelaku Penembakan di Nashville Ditangkap

Internasional
Kehilangan Rumah karena Terseret Arus Sungai, 3 Keluarga Korban Tidur di Emperan Jalan

Kehilangan Rumah karena Terseret Arus Sungai, 3 Keluarga Korban Tidur di Emperan Jalan

Regional
Pria di Kanada Tabrak Kerumunan Pedestrian Pakai Mobil, 10 Orang Tewas

Pria di Kanada Tabrak Kerumunan Pedestrian Pakai Mobil, 10 Orang Tewas

Internasional
Jaksa: Rp 14,3 Juta Bisa Berangkatkan Jemaah, Logikanya di Mana?

Jaksa: Rp 14,3 Juta Bisa Berangkatkan Jemaah, Logikanya di Mana?

Nasional
Merasa Pegawai Biasa, Kepala Divisi Keuangan First Travel Minta Keringanan Hukuman

Merasa Pegawai Biasa, Kepala Divisi Keuangan First Travel Minta Keringanan Hukuman

Nasional
Cerita Gatot Nurmantyo Duduk Bersebelahan dengan Prabowo di HUT Kopassus

Cerita Gatot Nurmantyo Duduk Bersebelahan dengan Prabowo di HUT Kopassus

Nasional
Usai Pesta Miras, Empat Pemuda Perkosa Seorang Gadis di Kompleks Makam

Usai Pesta Miras, Empat Pemuda Perkosa Seorang Gadis di Kompleks Makam

Regional

Close Ads X