39 Pengungsi yang Sakit Dirujuk ke RS

Kompas.com - 20/07/2011, 16:38 WIB
EditorBenny N Joewono

TOMOHON, KOMPAS.com — Sekitar 39 pengungsi akibat letusan Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, yang menderita sakit telah dirujuk menjadi pasien pada rumah sakit terdekat di kota itu.

Kepala Dinas Kesehatan dan Sosial Kota Tomohon Dolvin Karwur di Tomohon, Rabu (20/7/2011), mengatakan, puluhan pasien itu dirujuk pada dua rumah sakit, Rumah Sakit Bethesda dan Rumah Sakit Gunung Maria, untuk mendapatkan perawatan secara intensif.

"Ketika dirujuk, tim kesehatan terus melakukan pemantauan di rumah sakit untuk melihat perkembangan dari pasien itu," kata Dolvin.

Dolvin menambahkan, dari puluhan pasien itu, sudah ada yang kembali ke tempat pengungsian karena kondisi kesehatan sudah membaik.

Dolvin mengatakan, pasien pengungsi tidak dipungut bayaran. "Pasien itu tidak membayar biaya pengobatan karena seluruhnya ditanggung pemerintah," kata Dolvin.

Menurut Dolvin, pengungsi yang dirujuk tersebut bervariasi kelompok umur, tetapi sebagian besar adalah orang tua yang berumur di atas 60 tahun dengan berbagai jenis penyakit.

Terdapat juga anak-anak yang dirujuk ke rumah sakit, dan kelompok umur ini umumnya adalah menderita infeksi saluran pernapasan atas (ISPA).

Pasien dirujuk itu ada yang menderita sakit saat berada di tempat pengungsian, tetapi ada juga yang ketika dievakuasi sudah mengalami sakit.

"Namun, apa pun penyakit yang dialami pengungsi itu, baik akut maupun kronis, ketika berada pada masa tanggap darurat itu diklaim Kementerian Kesehatan," kata Dolvin.

Dia mengatakan, pemerintah terus memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan kepada para pengungsi dengan mendirikan posko kesehatan di tempat pengungsian.

Aktivitas Gunung Lokon sejak bulan lalu terus meningkat, dan pada 27 Juni 2011 status gunung itu ditetapkan Siaga, kemudian 10 Juli 2011 ditingkatkan Awas.

Sejak meningkatnya aktivitas Lokon dengan terjadinya letusan pada Sabtu (9/7/2011), menyebabkan 5.061 orang warga di Kelurahan Kinilow, Kinilow 1, dan Kakaskasen 1 diungsikan pada sekitar 23 titik lokasi pengungsian.

Lokasi pengungsian itu antara lain di balai pertemuan umum kelurahan, aula gereja, masjid, ruang kuliah Universitas Kristen Indonesia Tomohon, Universitas Negeri Manado (Unima) di Tomohon, aula Parakletos, serta sejumlah kantor milik pemerintah dan rumah dinas Sinode GMIM.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Viral Video Ratusan Perempuan Senam Zumba Abaikan Protokol Kesehatan di Kantor Bupati Lombok Tengah

    Viral Video Ratusan Perempuan Senam Zumba Abaikan Protokol Kesehatan di Kantor Bupati Lombok Tengah

    Regional
    Ekonomi Tak Menentu, Guru Honorer di Bogor Pilih Bisnis Jahit Busana Kucing

    Ekonomi Tak Menentu, Guru Honorer di Bogor Pilih Bisnis Jahit Busana Kucing

    Regional
    Baru Dua Bulan Merantau, Penjual Bakso Ditendang hingga Terpental gara-gara Salah Paham Harga

    Baru Dua Bulan Merantau, Penjual Bakso Ditendang hingga Terpental gara-gara Salah Paham Harga

    Regional
    Tersangka Demonstran Rumah Mahfud MD Dijerat 3 Pasal, Penghasutan, Ancaman Kekerasan, dan Karantina Kesehatan

    Tersangka Demonstran Rumah Mahfud MD Dijerat 3 Pasal, Penghasutan, Ancaman Kekerasan, dan Karantina Kesehatan

    Regional
    Disindir Bobby soal Banjir, Akhyar: Ibu Kota Negara Tempat Tinggal Presiden Juga Kebanjiran

    Disindir Bobby soal Banjir, Akhyar: Ibu Kota Negara Tempat Tinggal Presiden Juga Kebanjiran

    Regional
    Teriakkan Kata 'Bunuh' di Depan Rumah Mahfud MD, Ini Motif Demonstran yang Jadi Tersangka

    Teriakkan Kata "Bunuh" di Depan Rumah Mahfud MD, Ini Motif Demonstran yang Jadi Tersangka

    Regional
    Fenomena King Kobra Bermunculan di Grobogan, Berukuran Sebetis Orang Dewasa hingga Resahkan Warga

    Fenomena King Kobra Bermunculan di Grobogan, Berukuran Sebetis Orang Dewasa hingga Resahkan Warga

    Regional
    29 Istri Petahana Maju Jadi Calon Kepala Daerah di Pilkada 2020

    29 Istri Petahana Maju Jadi Calon Kepala Daerah di Pilkada 2020

    Regional
    Acara Indonesian Scooter Festival Dihentikan Paksa, Berkerumun Tanpa Masker, Dibubarkan dengan Pengeras Suara

    Acara Indonesian Scooter Festival Dihentikan Paksa, Berkerumun Tanpa Masker, Dibubarkan dengan Pengeras Suara

    Regional
    BERITA FOTO: Kota Medan Dikepung Banjir...

    BERITA FOTO: Kota Medan Dikepung Banjir...

    Regional
    [POPULER NUSANTARA] Bermula 8 Siswa Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19 | Fakta Baru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab

    [POPULER NUSANTARA] Bermula 8 Siswa Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19 | Fakta Baru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab

    Regional
    Fakta Baru Penggerudukan Rumah Mahfud MD, Demonstran Berteriak 'Bunuh' Jadi Tersangka, Polisi Dalami Keterlibatan FPI

    Fakta Baru Penggerudukan Rumah Mahfud MD, Demonstran Berteriak "Bunuh" Jadi Tersangka, Polisi Dalami Keterlibatan FPI

    Regional
    Pemkot Yogyakarta Klaim Sudah Minta Indonesian Scooter Festival Diawasi

    Pemkot Yogyakarta Klaim Sudah Minta Indonesian Scooter Festival Diawasi

    Regional
    Polisi Dalami Keterlibatan FPI Dalam Demonstrasi di Rumah Mahfud MD

    Polisi Dalami Keterlibatan FPI Dalam Demonstrasi di Rumah Mahfud MD

    Regional
    Buat Kerumunan di Yogyakarta, Indonesian Scooter Festival Dibubarkan

    Buat Kerumunan di Yogyakarta, Indonesian Scooter Festival Dibubarkan

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X