Abu Vulkanik Lokon Capai 600 Meter

Kompas.com - 18/07/2011, 14:25 WIB
EditorKistyarini

TOMOHON, KOMPAS.com - Gunung Lokon di Tomohon, Sulawesi Utarakembali meletus dan mengeluarkan abu vulkanik setinggi 600 meter, Senin (18/7/2011) sekitar pukul 13.34 WITA

"Tinggi letusan abu vulkanik mencapai sekitar 600 meter dan tertiup ke arah barat laut," kata Farid Rusnanda Bina Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Lokon dan Mahawu, di Tomohon.

Menurut Farid, sebelumnya juga pada pukul 13.24 terjadi letusan dengan tinggi abu letusan sekitar 200 meter. "Setelah letusan, masih merekam adanya tremor-tremor vulaknik. Ini menandakan aktivitas lokon masih tinggi," katanya.

Sejak Sabtu (9/7) aktivitas Gunung Lokon meningkat sehingga terdapat sekitar 5.205 warga di Kelurahan Kinilow, Kelurahan Kinilow 1 dan Kakaskasen 1 harus diungsikan ke sejumlah tempat.

Langkah pertama, para pengungsi itu dievakuasi di SMA Kristen 1 Tomohon, SMA Kristen Binsus Tomohon, SMK Kristen 2 Tomohon, SMP 1 Tomohon, SD GMIM 7 Tomohon, Taman Kota, Rumah Dinas Sinode GMIM dan Masjid.

Selanjutnya pada Minggu (17/7), sekitar 4.000 lebih pengungsi berada di sekolah-sekolah tersebut dipindahkan ke 23 titik lokasi pengungsian antara lain, Balai Pertemuan Umum Kelurahan, aula gereja, ruang kuliah Universitas Kristen Indonesia Tomohon, Universitas Negeri Manado (Unima) di Tomohon, dan aula Parakletos.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Wartawan Dibunuh karena Masalah Sepele, Keluarga Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

    Wartawan Dibunuh karena Masalah Sepele, Keluarga Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

    Regional
    Harapan Gubernur Sulsel di Periode Kedua Pemerintahan Jokowi

    Harapan Gubernur Sulsel di Periode Kedua Pemerintahan Jokowi

    Regional
    Ngantor Pakai Sarung di Hari Santri, ASN: Teringat Perjuangan Kiai Hasyim Asy’ari

    Ngantor Pakai Sarung di Hari Santri, ASN: Teringat Perjuangan Kiai Hasyim Asy’ari

    Regional
    Ada Kirab Perahu di Rawa Pening untuk Peringati Hari Santri Nasional

    Ada Kirab Perahu di Rawa Pening untuk Peringati Hari Santri Nasional

    Regional
    3 Anak Hilang Misterius di Langkat, Polisi Turunkan Anjing Pelacak

    3 Anak Hilang Misterius di Langkat, Polisi Turunkan Anjing Pelacak

    Regional
    Bermodal Rp 6 Juta, Kini Adil Sukses Buka Usaha Lalapan Beromzet Rp 30 Juta, Ini Rahasianya

    Bermodal Rp 6 Juta, Kini Adil Sukses Buka Usaha Lalapan Beromzet Rp 30 Juta, Ini Rahasianya

    Regional
    Produksi Tasela Babel Naik3 Kali Lipat, Gubernur Erzaldi: Ini Adalah Berkah bagi Tanah Kita

    Produksi Tasela Babel Naik3 Kali Lipat, Gubernur Erzaldi: Ini Adalah Berkah bagi Tanah Kita

    Regional
    Cerita Jurnalis yang Diduga Tertular Virus Corona Saat Meliput Demo

    Cerita Jurnalis yang Diduga Tertular Virus Corona Saat Meliput Demo

    Regional
    Petugas SPBU di Kabupaten Bandung Dirampok, Pelaku Ditangkap Berkat CCTV

    Petugas SPBU di Kabupaten Bandung Dirampok, Pelaku Ditangkap Berkat CCTV

    Regional
    PHRI Berharap Jumlah Wisatawan ke Bali Meningkat Saat Libur Panjang

    PHRI Berharap Jumlah Wisatawan ke Bali Meningkat Saat Libur Panjang

    Regional
    Cerita Anak Korban Perang Kemerdekaan yang Tolak Tawaran Ganti Rugi dari Belanda: Itu Tidak Adil

    Cerita Anak Korban Perang Kemerdekaan yang Tolak Tawaran Ganti Rugi dari Belanda: Itu Tidak Adil

    Regional
    Gerai ATM Minimarket di Bandung Rusak Dibobol

    Gerai ATM Minimarket di Bandung Rusak Dibobol

    Regional
    Bertemu Lagi Setelah 20 Tahun, Tak Bisa Tidur hingga Beli Baju Kembar

    Bertemu Lagi Setelah 20 Tahun, Tak Bisa Tidur hingga Beli Baju Kembar

    Regional
    PSBB Banten Diperpanjang 1 Bulan, Ini Alasannya

    PSBB Banten Diperpanjang 1 Bulan, Ini Alasannya

    Regional
    Libur Panjang, Warga Solo di Perantauan Diimbau Tak Mudik

    Libur Panjang, Warga Solo di Perantauan Diimbau Tak Mudik

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X