Langka, Warga Jatim Dihimbau Hemat BBM

Kompas.com - 17/07/2011, 22:20 WIB
EditorBenny N Joewono

SURABAYA, KOMPAS.com - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Jawa Timur mengimbau masyarakat untuk berhemat dalam mengonsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi karena serapan pasar provinsi ini melebihi kuota Pertamina.

"Kami juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan PT Pertamina Region V (Persero) untuk mewaspadai lonjakan kebutuhan BBM," kata Sekretaris TPID Jatim, M Ardi, di Surabaya, Minggu (17/7/2011) menanggapi habisnya jatah BBM subsidi Jatim.

Menurut dia, kondisi paling rawan terhadap lonjakan konsumsi BBM bersubsidi yakni selama Bulan Puasa Ramadhan sampai Idul Fitri 1432 Hijriah menyusul kebutuhan pasar BBM subsidi meningkat dibandingkan dengan kondisi normal.

"Bahkan, sampai sekarang saja, kuota BBM bersubsidi di Jatim melebihi 5 persen dari situasi normal," ujarnya.

Selain itu, saran dia, pengguna BBM bersubsidi di Jatim menghindari aksi borong atau panic buying sehingga ketersediaan komoditas tersebut dapat stabil.

"Kami minta masyarakat menggunakan BBM bersubsidi dengan sangat bijak dan tidak berlebihan," katanya.

Ia juga berharap, masyarakat tidak beralih peran menjadi penimbun BBM bersubsidi sehingga jumlah spekulan di Jatim semakin bertumbuh.

"Kalau banyak penimbun baru mulai bermunculan, kondisi itu sangat membahayakan ketersediaan BBM bersubsidi di pasar," katanya.

Walau BBM bersubsidi jarang menjadi indikator Indeks Harga Konsumen (inflasi), ia khawatir, ketika ketersediaan BBM bersubsidi mencapai titik kosong, maka masyarakat akan membelinya dengan ketentuan rata-rata harga melebihi kondisi normal.

"Jika situasi tersebut terjadi, arus uang yang dikeluarkan masyarakat lebih tinggi dibanding dengan pembelian BBM dengan harga standar," katanya.

Setelah itu, ketika arus uang yang dikeluarkan untuk alokasi BBM semakin meningkat, maka potensi inflasi sangat besar terealisasi. "Bahkan, angka inflasi tersebut diprediksi meningkat dibandingkan pada masa stabil," katanya.

Menyikapi habisnya jatah BBM subsidi di Jatim, External Relation Manager PT Pertamina Region V (Persero), Eviyanti Rofraidah, membenarkan, kini jatah untuk Jatim sudah habis.

"Akan tetapi, kami jamin stok BBM bersubsidi yang dikirim ke Jatim tetap terkirim sesuai permintaan," katanya.

Untuk itu, ia meminta, Pemerintah Provinsi Jatim ikut mengawasi alur distribusinya tak ada penumpukan BBM bersubsidi maupun kekurangan stok saat Idul Fitri 1432 Hijriah.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puluhan Wisatawan Reaktif Covid-19 di Puncak Bogor, Diminta Swab Test Lalu Pulang

Puluhan Wisatawan Reaktif Covid-19 di Puncak Bogor, Diminta Swab Test Lalu Pulang

Regional
Dilaporkan Hilang, Kakek Tinggal Ditemukan Tewas di Jurang Sedalam 200 Meter

Dilaporkan Hilang, Kakek Tinggal Ditemukan Tewas di Jurang Sedalam 200 Meter

Regional
Diduga Depresi Ditinggal Istri, Pria di Jember Rusak ATM Pakai Palu dan Obeng

Diduga Depresi Ditinggal Istri, Pria di Jember Rusak ATM Pakai Palu dan Obeng

Regional
Pemprov Jabar Siapkan 26.700 Rapid Test untuk Wisatawan

Pemprov Jabar Siapkan 26.700 Rapid Test untuk Wisatawan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 Oktober 2020

Regional
Sembuh dari Corona, Warga Kota Solok Terima Bantuan Rp 1 Juta

Sembuh dari Corona, Warga Kota Solok Terima Bantuan Rp 1 Juta

Regional
Tak Bermasker, Puluhan Wisatawan di Puncak Terjaring Operasi Yustisi

Tak Bermasker, Puluhan Wisatawan di Puncak Terjaring Operasi Yustisi

Regional
Nekat Begal Sopir Taksi Online di Solo, Remaja Lulusan SMK Babak Belur Dihajar Massa

Nekat Begal Sopir Taksi Online di Solo, Remaja Lulusan SMK Babak Belur Dihajar Massa

Regional
Bawa Palu dari Rumah, Pria Ini Pukul Mesin ATM BRI Berkali-kali hingga Rusak

Bawa Palu dari Rumah, Pria Ini Pukul Mesin ATM BRI Berkali-kali hingga Rusak

Regional
Video Viral Polantas Ambil Paksa Sepeda Motor di Bengkel, Ini Penjelasan Kapolres Agam

Video Viral Polantas Ambil Paksa Sepeda Motor di Bengkel, Ini Penjelasan Kapolres Agam

Regional
Libur Panjang, Kuota Wisatawan Gunung Bromo Penuh hingga Akhir Oktober

Libur Panjang, Kuota Wisatawan Gunung Bromo Penuh hingga Akhir Oktober

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 29 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 29 Oktober 2020

Regional
Pengguna Jalan Diingatkan Potensi Pohon Tumbang dan Longsor di Jalur Puncak

Pengguna Jalan Diingatkan Potensi Pohon Tumbang dan Longsor di Jalur Puncak

Regional
Polisi yang Pernah Aniaya Anak Buahnya Dapat Promosi Jabatan

Polisi yang Pernah Aniaya Anak Buahnya Dapat Promosi Jabatan

Regional
Ketahuan Berduaan dengan Teman di Halaman Sekolah, Siswi SMA Diancam dan Diperkosa 3 Pemuda

Ketahuan Berduaan dengan Teman di Halaman Sekolah, Siswi SMA Diancam dan Diperkosa 3 Pemuda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X