Jumlah Pengungsi Terus Bertambah

Kompas.com - 15/07/2011, 07:56 WIB
EditorErlangga Djumena

MANADO, KOMPAS.com Jumlah pengungsi akibat letusan Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, terus bertambah. Hingga Jumat (15/7/2011) pagi ini, pengungsi telah mencapai lebih dari 2.500 jiwa dan akan terus bertambah.

"Saat ini proses evakuasi terus berlangsung. Jumlah pengungsi akan terus bertambah dan angka pastinya sedang didata. Beruntung tidak ada korban jiwa akibat letusan semalam," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Utara Hoyke Makawarung.

Gunung Lokon meletus pada Kamis pukul 23.45 Wita dengan lontaran material vulkanik mencapai ketinggian 1.500 meter. Selanjutnya, letusan kembali terjadi pada Jumat dini hari sekitar pukul 01.30 Wita dengan lontaran material vulkanik setinggi 600 meter.

 

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Pria Mencurigakan di Rumah Makan Ogan Ilir Digeledah, Isi Tasnya Ada 1 Kg Sabu

    Pria Mencurigakan di Rumah Makan Ogan Ilir Digeledah, Isi Tasnya Ada 1 Kg Sabu

    Regional
    Video 5 Remaja Perempuan Memperebutkan Lelaki Viral, Polisi Panggil Keluarga dan Pihak Sekolah

    Video 5 Remaja Perempuan Memperebutkan Lelaki Viral, Polisi Panggil Keluarga dan Pihak Sekolah

    Regional
    Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

    Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

    Regional
    Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, Padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi dan Obesitas

    Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, Padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi dan Obesitas

    Regional
    19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

    19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

    Regional
    Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

    Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

    Regional
    Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

    Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

    Regional
    Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

    Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

    Regional
    Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

    Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

    Regional
    Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

    Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

    Regional
    Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

    Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

    Regional
    2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus 'Lockdown'

    2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus "Lockdown"

    Regional
    Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

    Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

    Regional
    Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

    Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

    Regional
    'Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi'

    "Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi"

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X