Gunung Lokon Ancam Kota Tomohon

Kompas.com - 11/07/2011, 16:59 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

MANADO, KOMPAS.com — Gunung Lokon di kota Tomohon terus mengeluarkan semburan sejak Senin (11/7/2011) dini hari. Semburan itu membuat sebagian kota Tomohon terancam dan kini diselimuti debu. Status Gunung Lokon pun telah dinaikkan menjadi "Awas". "Jika kondisi berbahaya, masyarakat akan dievakuasi," kata pengamat Gunung Lokon, Farid Ruskanda, Senin pagi.

Farid mengungkapkan, semburan abu vulkanik mulai terjadi sejak pukul 03.15 dan 06.00. "Di perut gunung pun masih terjadi aktivitas yang tinggi," katanya.

Ia mengatakan, terhitung mulai 10 Juli 2011 pukul 22.00 Wita, status Gunung Lokon dinaikkan statusnya dari status "Siaga" (level III) menjadi "Awas" (level IV-level tertinggi). "Masyarakat diminta untuk terus waspada dan dimungkinkan untuk evakuasi jika kondisi berbahaya," kata Farid.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Pria yang Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumahnya Ternyata Adik Kandung Mantan Wali Kota Serang

    Pria yang Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumahnya Ternyata Adik Kandung Mantan Wali Kota Serang

    Regional
    Mobil Mewah Bergambar Machfud-Mujiaman, Timses: Pak Machfud ke Mana-mana Pakai Innova

    Mobil Mewah Bergambar Machfud-Mujiaman, Timses: Pak Machfud ke Mana-mana Pakai Innova

    Regional
    Soal Pemulung Positif Covid-19, Satgas Ambon: Sudah Beberapa Kali Dijemput, tapi Melarikan Diri

    Soal Pemulung Positif Covid-19, Satgas Ambon: Sudah Beberapa Kali Dijemput, tapi Melarikan Diri

    Regional
    Kasus Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Dilakukan Berkali-kali sampai Korban Histeris

    Kasus Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Dilakukan Berkali-kali sampai Korban Histeris

    Regional
    Pria Mencurigakan di Rumah Makan Ogan Ilir Digeledah, Isi Tasnya Ada 1 Kg Sabu

    Pria Mencurigakan di Rumah Makan Ogan Ilir Digeledah, Isi Tasnya Ada 1 Kg Sabu

    Regional
    Video 5 Remaja Perempuan Memperebutkan Lelaki Viral, Polisi Panggil Keluarga dan Pihak Sekolah

    Video 5 Remaja Perempuan Memperebutkan Lelaki Viral, Polisi Panggil Keluarga dan Pihak Sekolah

    Regional
    Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

    Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

    Regional
    Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi, dan Obesitas

    Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi, dan Obesitas

    Regional
    19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

    19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

    Regional
    Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

    Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

    Regional
    Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

    Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

    Regional
    Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

    Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

    Regional
    Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

    Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

    Regional
    Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

    Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

    Regional
    Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

    Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X