Gara-gara Status Facebook, Dua Desa Bentrok

Kompas.com - 08/07/2011, 14:51 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

BADUNG, KOMPAS.com — Jejaring sosial Facebook kembali disalahgunakan oleh penggunanya. Di Kabupaten Badung, Bali, pemuda dua desa terlibat bentrok gara-gara saling ejek di status situs jejaring sosial yang penggunanya lebih dari 100 juta di Indonesia.

Bentrok ini diawali dari status Facebook salah seorang pemuda di Desa Sading, Mengwi, Kamis (7/7/2011). Tidak jelas status apa yang ditulis, tetapi salah seorang pemuda Desa Sempidi mengomentari status tersebut bernada menghina.

Sang pemilik akun yang tidak terima atas hinaan tersebut mendatangi pemuda asal Desa Sempidi itu bersama sekitar 20 temannya. Setibanya di Desa Sempidi, sekitar 10 pemuda yang tak terima dengan kedatangan mereka kemudian terlibat bentrok.

Akibat kejadian ini, salah seorang pemuda Desa Sempidi mengalami luka serius terkena sabetan senjata tajam. "Dugaan sementara korban terkena sabetan pedang karena saat kami melakukan olah TKP, kami berhasil mengamankan sebuah pedang," kata Kepala Satuan Reskrim Polres Badung Ajun Komisaris I Nengah Sadiarta.

Polisi yang tiba di lokasi tak lama setelah mendapat laporan bentrok berhasil mengendalikan situasi dan mengamankan seorang pemuda dari salah satu desa. "Untuk sementara kami baru mengamankan seorang dari pihak pemuda Sading. Dia kami tangkap dua jam setelah terjadi aksi bentrok," kata Sadiarta.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X