Inilah Kronologi Penggerebekan di Solo

Kompas.com - 14/05/2011, 10:28 WIB
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com — Baku tembak antara Tim Densus 88 Antiteror Polri di Jalan Pelajar Pejuang, Cemani, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (14/5/2011) pukul 01.15 WIB, terjadi ketika dua orang terduga teroris hendak kabur saat akan ditangkap.

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Boy Rafli Amar mengatakan, dua terduga teroris itu adalah Sigit Qurdowi dan pengawalnya, Hendro. Sebelum baku tembak, keduanya keluar dari rumah di daerah Cemani dengan berboncengan sepeda motor.

"Mereka mengarah ke Tim Densus 88 dan Tim Tindak. Tiba-tiba mereka berbalik arah dan keduanya langsung diikuti oleh tim," ujar Boy melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Sabtu.

Saat itu, kata Boy, Tim Tindak berusaha menghentikan sepeda motor itu. "Namun, Sigit yang dibonceng menembaki anggota sehingga anggota bereaksi dengan membalas tembakan," lanjutnya.

Akibatnya, keduanya tewas tertembak. Keduanya akan dibawa ke Rumah Sakit RS Sukanto (Polri), Kramat Jati, Jakarta Timur. Barang bukti yang disita dari para tersangka, lanjut Boy, ialah 2 senjata api jenis FN, 1jenis Baretta, 1 granat manggis aktif, dan sekitar 100 peluru untuk FN.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X