Fadil, "Induk Semang" Pepi di Aceh?

Kompas.com - 27/04/2011, 14:47 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

BANDA ACEH, KOMPAS.com — Pepi Fernando alias Romi ditangkap di Banda Aceh, Jumat pekan lalu, di sebuah rumah di Jalan Taman Siswa, Kelurahan Merduati, Dusun Seroja, Kecamatan Kutaraja. Rumah megah berwarna putih itu adalah tempat tinggal Fadil, yang turut ditangkap oleh polisi dalam penggerebekan tersebut.

Menurut Lurah Merduati, Asnawi, Fadil memang warga asli di Kelurahan Merduati. Lelaki itu kini hanya tinggal bersama istri dan anaknya. Kedua orangtua Fadil meninggal akibat musibah gelombang tsunami yang mendera bumi Aceh beberapa tahun silam.

Asnawi mengatakan, Fadil sempat dikenal sebagai anak yang cerdas. Ia pernah bersekolah di madrasah aliyah di Banda Aceh. Namun, dia kemudian melanjutkan pendidikannya ke IAIN di Jakarta. Nah, sepulang dari Jakarta itulah sikap Fadil berubah.

“Sepulang dari sana, dia sama sekali hampir tidak pernah bersosialisasi dengan warga,” kata Asnawi, Rabu (27/4/2011). Kini sosok Fadil pun sama misteriusnya dengan Pepi, sang tamu yang kini membikin geger warga di Jalan Taman Siswa.

Keduanya telah berada di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan di Markas Besar Polri, terkait dugaan aksi teror bom, termasuk keberadaan sejumlah material bom di rumah di Banda Aceh yang ditemukan sejak Selasa malam.

Sebelumnya, Kepala Kepolisian Daerah Aceh, Irjen Pol Iskandar Hasan, pada Jumat pekan lalu, membenarkan bahwa polisi sudah menangkap tiga laki-laki diduga kuat bagian dari anggota jaringan teroris dengan serangkaian aksi pengeboman di Indonesia.

“Mereka ditangkap pada Jumat pagi sekitar pukul 04.00 WIB dan langsung diterbangkan ke Jakarta dan sekarang diperiksa di Mabes Polri,” kata Kapolda.

Selain Pepi, polisi menangkap juga seorang rekan Pepi, bernama Hendi alias Joko, termasuk Fadil.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    5 Tukang Becak Iuran untuk Ganti Bendera Merah Putih yang Lusuh, Ini Kisahnya

    5 Tukang Becak Iuran untuk Ganti Bendera Merah Putih yang Lusuh, Ini Kisahnya

    Regional
    Cerita Jayani Rawat Al Quran Tulisan Tangan Berusia Hampir 200 Tahun

    Cerita Jayani Rawat Al Quran Tulisan Tangan Berusia Hampir 200 Tahun

    Regional
    Fakta Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Alasan Penertiban hingga ASN Jadi Korlap

    Fakta Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Alasan Penertiban hingga ASN Jadi Korlap

    Regional
    Agar Program Diketahui Publik, Paslon di Pilkada Mataram Cantumkan Barcode di Spanduk

    Agar Program Diketahui Publik, Paslon di Pilkada Mataram Cantumkan Barcode di Spanduk

    Regional
    Seorang Pemuda Tewas Diduga Gantung Diri, Tulis Pesan di Buku Tabungan

    Seorang Pemuda Tewas Diduga Gantung Diri, Tulis Pesan di Buku Tabungan

    Regional
    2 dari 3 Debat Kandidat Pilkada Makassar Bakal Berlangsung di Jakarta

    2 dari 3 Debat Kandidat Pilkada Makassar Bakal Berlangsung di Jakarta

    Regional
    Kabupaten Banyumas Akan Dimekarkan Jadi 3 Daerah Otonom

    Kabupaten Banyumas Akan Dimekarkan Jadi 3 Daerah Otonom

    Regional
    Stadion Mattoanging Dibangun Ulang, Telan Anggaran hingga Rp 1 Triliun

    Stadion Mattoanging Dibangun Ulang, Telan Anggaran hingga Rp 1 Triliun

    Regional
    Antisipasi Kelangkaan Pangan, IPB Serukan Revolusi Meja Makan

    Antisipasi Kelangkaan Pangan, IPB Serukan Revolusi Meja Makan

    Regional
    'Saya Lihat Narik-narik Senar Layangan, Kemudian Saya Lari Takut Senar Layangannya Lepas'

    "Saya Lihat Narik-narik Senar Layangan, Kemudian Saya Lari Takut Senar Layangannya Lepas"

    Regional
    'Kami Terkena Gas Air Mata, Banyak yang Sesak Napas dan Pingsan'

    "Kami Terkena Gas Air Mata, Banyak yang Sesak Napas dan Pingsan"

    Regional
    Antre Pencairan BPUM Membeludak sejak Subuh, Ternyata Salah Informasi

    Antre Pencairan BPUM Membeludak sejak Subuh, Ternyata Salah Informasi

    Regional
    Kronologi Pria Diduga Depresi Tewas Ditembak, Tetap Menyerang Polisi Usai Diberi Peringatan

    Kronologi Pria Diduga Depresi Tewas Ditembak, Tetap Menyerang Polisi Usai Diberi Peringatan

    Regional
    'Ini Bendera yang Diperjuangkan Para Pahlawan, Pejuang Bangsa, Kok sampai Seperti Ini'

    "Ini Bendera yang Diperjuangkan Para Pahlawan, Pejuang Bangsa, Kok sampai Seperti Ini"

    Regional
    Tiba-tiba Serang Polisi, Seorang Pria yang Diduga Depresi Tewas Ditembak

    Tiba-tiba Serang Polisi, Seorang Pria yang Diduga Depresi Tewas Ditembak

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X