Presiden PKS Mulai Dekati Petani

Kompas.com - 23/04/2011, 18:57 WIB
EditorPepih Nugraha

MALANG, KOMPAS.com — Presiden Partai Keadilan Sejahtera mulai menjalin kedekatan dengan para petani di kota wisata Batu, Jawa Timur. Kepada para petani PKS berjanji siap menurunkan akademisi dan peneliti untuk mengatasi masalah yang dialami gabungan kelompok tani (gapoktan).

Presiden PKS Lutfhi Hasan Ishaaq, Sabtu (23/4/2011) sore, melakukan pertemuan dengan petani di perkebunan apel, Bumiaji, Kecamatan Batu, Kota Batu. Acara tersebut diberi nama Sambang Petani. Kepada media seusai bertemu dengan petani, Lutfhi menyampaikan bahwa PKS adalah partai yang memang concern terhadap pengembangan dan penjagaan petani lokal.

"PKS menempatkan Bapak Suswono sebagai Menteri Pertanian sebagai bukti keseriusan PKS terhadap petani dan keberlangsungan peran Indonesia sebagai negara agraris," katanya.

Lutfhi berjanji PKS siap menurunkan akademisi dan peneliti yang ahli pertanian untuk mengatasi masalah yang dialami gapoktan-gapoktan yang ada di Jawa Timur. "Saat ini sudah waktunya petani harus memiliki diversifikasi usaha tani, misalnya bidang pengolahan pertanian dan bidang peternakan," katanya.

Apalagi, beber Lutfhi, Indonesia sudah telanjur menandatangani AFTA (perdagangan bebas) sehingga impor dari luar tidak bisa dihindari lagi. Oleh karena itu, petani harus siap mengantisipasi hal tersebut dengan membuat inovasi pertanian dan hasil-hasil pertanian.

Ketua DPW PKS Jawa Timur Hamy Wahjunianto mengatakan, DPW PKS Jawa Timur telah menginstruksikan kepada seluruh anggota Dewan di masing-masing kota/kabupaten di Jawa Timur untuk aktif memberikan advokasi dan dorongan kepada gapoktan yang ada. Tujuannya agar lebih berdaya dan dapat mengakses kebijakan pemerintah daerah.

"Instruksi itu telah mulai terlihat hasilnya dengan hadirnya program-program DPD PKS ataupun DPW yang menyentuh langsung kepada petani," kata Hamy.

Kedatangan Luthfi Hasan Ishaaq di Malang adalah dalam rangka menghadiri sekaligus membuka Mukerwil DPW PKS Jawa Timur, yang akan ditutup dengan jalan sehat bersama warga Malang yang dilaksanakan pada Minggu di Kota Malang.

Penutupan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) DPW PKS Jawa Timur, Sabtu tadi, dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf, yang bertempat di Hotel Gajah Mada, Kota Malang.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran Hanguskan 15 Rumah, 2 Warga Tersengat Listrik Saat Padamkan Api, 1 Tewas

Kebakaran Hanguskan 15 Rumah, 2 Warga Tersengat Listrik Saat Padamkan Api, 1 Tewas

Regional
Tekan Pengangguran, Pemkot Surabaya Tawarkan 551 Lowongan Kerja

Tekan Pengangguran, Pemkot Surabaya Tawarkan 551 Lowongan Kerja

Regional
Jadi Tuan Rumah Hari Aksara Internasional, Hotel di Garut Penuh

Jadi Tuan Rumah Hari Aksara Internasional, Hotel di Garut Penuh

Regional
Pemda Siapkan Bantuan untuk 1.445 Rumah Warga Bojonegoro yang Rusak

Pemda Siapkan Bantuan untuk 1.445 Rumah Warga Bojonegoro yang Rusak

Regional
Gubernur Sulbar Lupa Pakai Kacamata, Teks Pancasila Dibaca Tertukar

Gubernur Sulbar Lupa Pakai Kacamata, Teks Pancasila Dibaca Tertukar

Regional
Pengakuan Begal yang Tusuk Sopir Taksi Online 23 Kali: Saya Mau Bayar Utang Rp 1,5 Juta

Pengakuan Begal yang Tusuk Sopir Taksi Online 23 Kali: Saya Mau Bayar Utang Rp 1,5 Juta

Regional
Pemprov Kaltim Buka CPNS Lulusan SMK untuk Penyuluh Pertanian

Pemprov Kaltim Buka CPNS Lulusan SMK untuk Penyuluh Pertanian

Regional
Evaluasi Pilkada Langsung, PKB Nilai Pilkada Asimetris Lebih Rasional

Evaluasi Pilkada Langsung, PKB Nilai Pilkada Asimetris Lebih Rasional

Regional
Pemuda Cianjur Daur Ulang Kantong Kresek Jadi Paving Blok

Pemuda Cianjur Daur Ulang Kantong Kresek Jadi Paving Blok

Regional
Aksi Pelajar yang 'Prank' Jadi Pocong Berakhir Tanpa Proses Hukum

Aksi Pelajar yang "Prank" Jadi Pocong Berakhir Tanpa Proses Hukum

Regional
Terduga Teroris yang Ditangkap di Kampar Buat Tempat Persembunyian di Kebun Karet

Terduga Teroris yang Ditangkap di Kampar Buat Tempat Persembunyian di Kebun Karet

Regional
Aksi Mogok Protes Trans Jateng Berakhir, Mikrobus di Purbalingga Kembali 'Narik'

Aksi Mogok Protes Trans Jateng Berakhir, Mikrobus di Purbalingga Kembali "Narik"

Regional
Kasus Mahasiswa Unitas Palembang Tewas Saat Diksar Menwa, Polisi: Kemungkinan Tersangka Bertambah

Kasus Mahasiswa Unitas Palembang Tewas Saat Diksar Menwa, Polisi: Kemungkinan Tersangka Bertambah

Regional
Pemutaran Film 'Kucumbu Tubuh Indahku' Dihentikan Paksa di Bandar Lampung

Pemutaran Film "Kucumbu Tubuh Indahku" Dihentikan Paksa di Bandar Lampung

Regional
Bencana Angin Kencang di Bojonegoro Meluas, 1.445 Rumah Warga Rusak

Bencana Angin Kencang di Bojonegoro Meluas, 1.445 Rumah Warga Rusak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X